Korban Tewas Akibat Longsor di Kabupaten Karo Jadi 5 Orang

·Bacaan 3 menit

VIVA – Dua korban tanah longsor di Gang Lau Bawang, Desa Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Jumat siang, 27 Agustus 2021, sekitar pukul 12.35 WIB.

Kedua korban itu, bernama Dewi Marpaung (48) dan Riski Bumi Riski Aditia usia dua tahun. Korban terakhir ditemukan tersebut, langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

"Siang tadi, kita (tim SAR gabungan) berhasil menemukan dua orang dalam keadaan meninggal dunia. Di mana, pagi tadi sudah ditemukan tiga orang," ucap Kepala Seksi Operasional Basarnas Medan, Zul Indra kepada wartawan, Jumat siang, 27 Agustus 2021.

Dengan ini, total korban tewas dalam tanah longsor terjadi pada Kamis malam, 26 Agustus 2021, sekitar pukul 21.00 WIB. Berjumlah 5 orang dan korban selamat empat orang.

Zul mengatakan seluruh korban meninggal dunia diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dikembalikan. Kemudian, operasi pencarian dan evakuasi resmi ditutup.

"Dengan ditemukan lima korban yang semuanya meninggal dunia. Maka, pencarian kita tutup dan korban kita serahkan ke rumah duka," tutur Zul.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo menyebutkan terdapat 4 unit rumah kontrakan rusak, akibat tertimpah material longsor tersebut.

"Longsoran dari atas, kita lihat itu rumah kontrakan, ada 4 rumah kontrakan lah," sebut Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Perangin-angin kepada wartawan.

Akibat bencana alam itu, mengakibatkan tiga orang tewas, terdiri satu orang dewasa dan dua bocah berusia 5 tahun dan 3 tahun. Sedangkan, 4 orang ditemukan dalam selamat dan dua orang lagi, masih dalam proses pencarian.

"Ada dua keluarga menjadi korban ini," tutur Natanail.

Natanail menjelaskan bahwa sejak kemarin sore, sekitar Pukul 18.00 WIB. Kabupaten Karo terjadi hujan dengan curah tinggi. Ia mengatakan lokasi longsor tersebut, merupakan kawasan perbukitan.

"Kalau kita mendapatkan laporan itu, sekitar jam 9 malam di Lau Bawang. Dari jam 6 sore itu, hujan deras itu. Dari BMKG ada laporan ada cuaca ekstrim, wilayah kita termasuk lah," jelas Natanail.

Untuk melakukan proses pencarian korban belum temukan tim SAR gabungan dari Basarnas Medan, TNI/Polri, BPBD Karo, Damkar Kabupaten Karo, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karo dan Satpol PP Kabupaten Karo serta masyarakat sekitar.

"Kita melakukan penyemprotan menggunakan air Damkar untuk membersihkan material, melakukan pencarian manual dan satu alat berat untuk membersihkan material," kata Natanail.

Natanail mengakui di lokasi bencana alam itu, potensi longsor susulan sangat tinggi. Sebelumnya, pihak BPBD Karo sudah mengimbau masyarakat untuk waspada longsor hingga mengevakuasi sejumlah warga ke ke rumah keluarganya.

Hal itu, dilakukan BPBD Karo untuk mencegah jatuhnya korban jiwa saat terjadi longsor seperti tadi malam."Ada juga warga sekitar disitu sudah kita evakuasi ke rumah keluargnya terdekat," kata Natanail.

Natanail mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Karo dan BPBD Karo terus melakukan pencegahan jatuhnya korban jiwa saat terjadi bencana alam dengan melakukan imbuan dan mengevakuasi warga ke tempat lebih aman dari lokasi bencana alam.

"Kita juga mengimbau masyarakat untuk tidak tinggal disitu (lokasi longsor) sementara? Karena potensi longsor susulan sangat tinggi. Ada 15 kepala rumah tangga kita imbau untuk meninggalkan sementara rumahnya. Karena posisinya seperti perbukitan, di atas ada rumah dan di bawah juga ada rumah. Kita takut amblas saja," jelasnya.

Berikut Identitas Korban Longsor di Kabupaten Karo :

A.Korban selamat :
1.Tutri Silitonga (wanita) usia 26 Tahun
2. Aktavius Taringan (laki-laki) usia 33 tahun
3. Dedi Simbolon (laki-laki) usia 30 tahun
4. Rudi Silalahi (laki-laki) usia 30 tahun

B.Korban Ditemukan Meninggal Dunia :
1.Tia Monika Novi Silitonga (wanita) usia 28 tahun
2.Kasih Karolina Tarigan (wanita) usia 3 tahun
3.Anjel Tarigan (wanita) 5 tahun
4.Bumi Riski Aditia (laki-laki) usia 2 tahun
5.Dewi Marpaung (wanita) usia 48 tahun

Baca juga: Longsor di Karo, 2 Keluarga jadi Korban

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel