Korban Tewas Kapal Feri Tenggelam Masih Simpangsiur

Bandarlampung (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat Kapal Motor Penyeberangan Bahuga Jaya tenggelam di dekat perairan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu subuh, masih simpangsiur.

Informasi yang diperoleh hingga Rabu pagi, menurut PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyebutkan jumlah korban tewas akibat kapal feri KMP Bahuga Jaya yang tenggelam di perairan Selat Sunda delapan orang.

Namun Administratur Pelabuhan (Adpel) Bakauheni dan pihak kepolisian setempat menyatakan korban tewas antara 2-3 orang penumpang.

Sejumlah korban lain dilaporkan dalam kondisi kritis, dan sebagian lain yang mencapai ratusan orang penumpang telah mendapatkan pertolongan.

Diperkirakan 200 lebih penumpang berada di dalam kapal feri yang berlayar dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, dengan sedikitnya 18 anak buah kapal (ABK) di dalamnya.

Kapal tersebut dilaporkan sudah dalam kondisi tenggelam di perairan dekat Pulau Rimau Balak, sekitar 4 mil dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

"Pada pagi ini, tercatat delapan orang penumpang dilaporkan tewas," kata Manajer Operasi PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, di Bakauheni, Rabu pagi.

Kapal feri KMP Bahuga Jaya tenggelam dekat Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, sekitar empat mil dari pelabuhan penyeberangan itu, saat berlayar dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Bakauheni.

Kapal tersebut dilaporkan mengangkut 80-an kendaraan roda empat dan dua, serta ratusan penumpang pejalan kaki.

Heru menyebutkan kapal feri Bahuga Jaya tenggelam di Selat Sunda sekitar pukul 04.20 WIB, dalam pelayaran dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.

Mengenai penyebab tenggelam kapal feri itu, ia mengatakan belum bisa memastikannya meski ada yang menyebutkan karena tabrakan kapal feri itu dengan tanker dan kargo dari Liberia.

Kapal feri itu mengalami robek di bagian lambungnya, ujar Heru pula.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.