Korea-Finlandia Pakai Gaun Desainer Indonesia di Miss Universe 2020

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Miss Universe 2020 menjadi ajang yang ditunggu karena sempat absen satu tahun lantaran pandemi. Salah satu sesi yang dinantikan adalah saat membawakan gaun pesta yang memanjakan mata karena keindahannya.

Seperti gaun malam Miss Universe Korea dan Finlandia. Namun siapa sangka jika kedua gaun tersebut dirancang oleh desainer Indonesia ANAZ.

Miss Universe Finland Viivi Altonen memakai gaun berwarna kuning keemasan. Warna kuning dipilih untuk menunjukkan jika Finlandia adalah negara paling bahagia di dunia.

Sementara itu manik-manik dan kristal mewakili pola nordik dari Karelia Utara. Dan gelombang air di sisi gaun bagian bawah memamerkan daratan danau, menggambarkan Finlandia yang memiliki 187.000 danau.

"Gaun itu adalah pernyataan saya tentang nilai-nilai Finlandia, keindahan, dan wanita pemberani. Serta menggambarkan semangat SISU, karakter nasional Finlandia," ujar ANAZ dalam caption di postingan Instagramnya @anazofficial.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Miss Universe Korea dan Miss Universe Chile

Sementara itu, Miss Univese Korea Hari Park memakai gaun rancangan ANAZ untuk preliminary competition. Naked dress berwarna biru tersebut memiliki aksen fringe dari bagian lengan yang menjuntai ke lantai.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Gaun rancangan ANAZ juga dikenakan oleh Miss Universe Chile 2020 Daniela Nicolas. Gaun malam mewah yang terinspirasi oleh Gurun Atacama tersebut berpotongan one shoulder dengan perpaduan warna hijau dan silver.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Simak Video Berikut

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel