Korea-Indonesia MTCRC jalin kerja sama teknologi kelautan dengan Unhas

Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) menjalin kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) terkait program akademik dan ilmiah di bidang ilmu dan teknologi kelautan, perikanan, dan remote sensing technology.

"Pada tanggal 28 Juli 2022, Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama maritim antara Indonesia-Korea telah diperpanjang di Seoul, Korea Selatan," kata Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya Kemenko Marves Mohammad Rahmat Mulianda, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: IPB-Korea-Indonesia MTCRC jalin kerja sama riset

Menurut dia, kedua pihak dapat bersama-sama memperkuat kolaborasi dan kerja sama strategis ini, sehingga kontributif membawa manfaat bagi kemajuan inovasi iptek, peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan pengembangan industri maritim yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Dia juga berharap penandatanganan MoU antara UNHAS-MTCRC menjadi salah satu pilar kerja sama awal yang baik bagi kedua pihak, dan membawa kemajuan bagi masa depan dunia kemaritiman baik di Indonesia maupun di Korea.

Direktur MTCRC Hansan Park mengatakan pihaknya telah aktif berkolaborasi dengan banyak pemangku kepentingan dan perguruan tinggi baik di Indonesia maupun Korea.

Baca juga: Indonesia-Korea Selatan perkuat kerja sama sektor kemaritiman

Kegiatan utama yang dilakukan antara lain platform kerja sama dalam bidang penelitian bersama, peningkatan kapasitas dan dukungan masyarakat lokal, termasuk pelaksanaan proyek-proyek Official Development Assistance (ODA).

“Saya berterima kasih Unhas berinisiatif membangun hubungan kerja sama di bidang maritim dalam bentuk MoU dengan MTCRC. Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu mitra potensial MTCRC dalam mendukung kemajuan bidang akademik, dengan melaksanakan kegiatan kerja sama yang menguntungkan bagi kedua pihak," kata dia.

Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Jamaluddin Jompa mengatakan Indonesia adalah negara kepulauan.

Baca juga: Indonesia dan Jepang sepakat perkuat kerja sama maritim hingga energi

"Jadi, Indonesia sangat bergantung pada bagaimana tingkat pengelolaan sumberdaya yang ada. Oleh karenanya, MTCRC berperan penting dalam membantu Indonesia mengelola sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada. Kami menantikan aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan marine research ke depannya, dan kami bersedia membantu menyukseskan kegiatan MTCRC sebaik mungkin, " kata Jompa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel