Korea Selatan Bersiap Hadapi Topan Hinnamnor, Penerbangan Sampai Sekolah Dibatalkan

Merdeka.com - Merdeka.com - Korea Selatan (Korsel) tengah bersiap menghadapi badai topan Hinnamnor yang kian mendekat sehingga memaksa penerbangan dibatalkan, penundaan beberapa operasi bisnis dan penutupan sekolah.

Dilansir dari Reuters, Senin (5/9), hujan lebat dan angin kencang melanda bagian selatan negara itu saat topan mendekat dari selatan dengan kecepatan 33 kilometer per jam. Hinnamnor diperkirakan akan tiba di barat daya kota pelabuhan Busan Selasa pagi, setelah melewati pulau liburan Jeju pada hari ini.

Presiden Yoon Suk-yeol mengatakan dia akan berada dalam keadaan siaga. Sehari sebelumnya dia memerintahkan pihak berwenang untuk melakukan yang terbaik untuk meminimalkan kerusakan akibat topan.

"Angin kencang dan hujan yang lebat akan terjadi di seluruh negeri hingga Selasa akibat topan, beserta gelombang sangat tinggi yang diperkirakan di wilayah pesisir bersama dengan badai dan tsunami," kata Badan Meteorologi Korea (KMA).

Hinnamnor berada di jalur yang akan membawanya ke timur laut menuju Sapporo, Jepang, sebutnya.

Korsel mengklasifikasi topan dalam empat kategori – normal, kuat, sangat kuat, sangat amat kuat. Topan "sangat amat kuat" seperti Hinnamnor memiliki kecepatan angin hingga 53 meter per detik.

Peringatan telah diberitahu pada kota-kota di selatan seperti, Gwangju, Busan, Daegu, Ulsan, dan Jeju, sementara Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat telah meningkatkan tingkat siaga topannya ke level tertinggi dalam sistem empat tingkat untuk pertama kalinya dalam lima tahun.

Kota Busan dan sekitarnya telah mengalami hujan lebih banyak dari bagian negeri lainnya, sepanjang akhir pekan.

Tidak ada korban yang dilaporkan meskipun lebih dari 100 orang telah dievakuasi dan beberapa fasilitas rusak akibat banjir.

Produsen kapal Hyundai Heavy Industries, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering dan Samsung Heavy Industries mengatakan mereka akan menghentikan operasi pada Selasa pagi.

Begitu juga degan LG Electronics yang mengatakan akan menghentikan operasi pada hari Selasa.

Korean Air Lines dan Asiana Airlines telah membatalkan sebagian besar penerbangan Senin mereka ke Pulau Jeju. Sementara maskapai beranggaran rendah seperti Air Seoul dan Jin Air telah membatalkan beberapa penerbangan mereka.

Reporter Magang: Gracia Irene [pan]