Korea Selatan Sukses Lakukan Uji Cona Sistem Anti Rudal Balistik

Merdeka.com - Merdeka.com - Dalam uji coba persenjataan, sistem pertahanan udara anti rudal balistik Korea Selatan bernama L-Sam interceptor berhasil menghancurkan target-targetnya. Selain itu, sistem pertahanan udara lain bernama L-SAM yang digunakan untuk menjatuhkan pesawat tempur juga berhasil menghancurkan target-targetnya.

Badan Pengembangan Pertahanan Korea Selatan (ADD) menyatakan L-SAM adalah sistem senjata mutakhir yang dikembangkan untuk melawan rudal dan ancaman tinggi lainnya.

Rudal itu dirancang untuk menjadi bagian keluarga sistem pertahanan lain, termasuk rudal Patriot Advanced Capability-3 dan persenjataan anti-rudal THAAD buatan Amerika Serikat (AS) dan senjata jarak menengah Cheongung II KM-SAM. Demikian dikutip dari Asia One, Rabu (23/11).

Rudal yang dapat terbang hingga ketinggian 50 – 60 kilometer itu diperkirakan beroperasi pada 2026 nanti.

Meski berita keberhasilan sistem pertahanan itu dikonfirmasi dan dilaporkan kantor berita Yonhap dan sumber-sumber pemerintah dan militer lain, namun pihak Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Administrasi Program Akuisisi Pertahanan, dan Badan Pengembangan Pertahanan (ADD) menolak mengkonfirmasi laporan itu.

Sebelumnya Korea Utara akhir-akhir ini kerap melakukan uji coba rudal. Bahkan Jumat pekan lalu, Korea Utara menguji rudal balistik antar benua miliknya.

Ancaman Korea Utara dengan rudal-rudalnya mendorong Jepang, Korea Selatan, dan AS untuk meningkatkan sistem pertahanan rudal mereka.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]