Korea Utara Lakukan Uji Coba Rudal Anti-Pesawat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Korea Utara menembakkan rudal anti-pesawat yang baru dikembangkan pada Kamis (30/9), yang terbaru dalam serangkaian uji coba senjata baru-baru ini di tengah pembicaraan denuklirisasi yang menemui jalan buntu dengan Amerika Serikat.

Tes yang dilakukan oleh Akademi Ilmu Pertahanan, pengembang senjata militer, bertujuan untuk mengkonfirmasi fungsionalitas praktis dari peluncur rudal, radar, kendaraan komando pertempuran yang komprehensif dan kinerja tempur. Demikian seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Jumat (1/9/2021).

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tampaknya tidak menghadiri tes tersebut, yang malah diawasi oleh Pak Jong Chon, anggota politbiro dan Komite Sentral Partai Buruh yang berkuasa.

“Uji coba secara keseluruhan sangat penting secara praktis dalam mempelajari dan mengembangkan berbagai sistem rudal anti-pesawat prospektif,” kata kantor berita resmi KCNA, mengutip akademi tersebut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Uji Coba Sebelumnya

Rudal ditembakkan sub-unit artileri jarak jauh Tentara Rakyat Korea saat latihan militer di lokasi yang dirahasiakan pada hari Senin (2/3/2020). Korea Selatan menyatakan, Korea Utara menembakkan yang diduga dua rudal balistik jarak pendek. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Rudal ditembakkan sub-unit artileri jarak jauh Tentara Rakyat Korea saat latihan militer di lokasi yang dirahasiakan pada hari Senin (2/3/2020). Korea Selatan menyatakan, Korea Utara menembakkan yang diduga dua rudal balistik jarak pendek. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Baru-baru ini, Akademi Ilmu Pertahanan di Korea Utara (Korut) meluncurkan misil atau rudal hipersonik dengan alasan uji coba. Nama misil itu adalah Hwasong-8.

Berdasarkan lansiran KCNA Watch, Rabu (29/9/2021), misil itu diuji di Toyang-ri, Kabupaten Ryongnim, Provinsi Jagang. Pengujian dimulai pada Selasa 28 September pagi.

Peluncuran rudal tersebut turut disaksikan juga oleh Pak Jong Chon, anggota Presidium Birol Politik dan Sekretaris Komite Pusat dari partai berkuasa, yakni Partai Pekerja Korea.

Selengkapnya di sini...

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel