Korean Air ambil alih Asiana Airlines senilai 1,6 miliar dolar AS

·Bacaan 1 menit

Seoul (AFP) - Korean Air, maskapai nasional Korean Air pada Senin mengumumkan akan mengambil alih Asiana Airlines, maskapai saingannya yang lebih kecil dan dililit masalah dalam kesepakatan senilai 1,6 miliar dolar AS akibat pandemi virus corona yang menghantam sektor penerbangan global.

Pembatasan perjalanan di seluruh dunia yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran penyakit telah mendatangkan malapetaka pada industri penerbangan, tidak terkecuali Asiana yang sudah bermasalah.

"Alasan utama di balik keputusan Korean Air untuk mengakuisisi Asiana Airlines saat ini adalah untuk menstabilkan industri penerbangan Korea, yang menderita akibat pandemi Covid-19," kata pihak Korean Air dalam sebuah pernyataan.

"Setelah Korean Air menyelesaikan akuisisi Asiana Airlines, maskapai ini diharapkan menjadi salah satu dari 10 maskapai teratas di dunia."

Korean Air mengatakan akan membayar 1,8 triliun won untuk Asiana, menggunakan uang tunai dari rights issue 2,5 triliun won awal tahun depan.

Kesepakatan itu juga mencakup afiliasi Asiana, termasuk dua maskapai bertarif rendah Air Seoul dan Air Busan.

"Mengingat status keuangan Korean Air juga dapat terancam jika situasi COVID-19 berkepanjangan, maka tidak dapat dihindari untuk merestrukturisasi pasar penerbangan domestik untuk meningkatkan daya saing dan meminimalkan suntikan dana publik," tambah pernyataan Korean Air.

Asiana telah lama diganggu oleh masalah keuangan yang mendorong perusahaan induk Kumho Industrial menjual 31 persen sahamnya tahun lalu karena mendapat tekanan dari kreditornya.

Kesepakatan sebelumnya dengan HDC Hyundai Developer, untuk mengakuisisi Asiana, gagal September lalu karena pandemi meluluhlantakkan industri penerbangan.

Asiana melaporkan kerugian sebesar 268 miliar won pada enam bulan pertama tahun ini dengan beban utang membengkak menjadi 11,5 triliun won.