Korsel rebut puncak Grup B Piala FIBA Asia usai tundukkan Taiwan

Tim nasional bola basket Korea Selatan merebut posisi puncak klasemen Grup B Piala FIBA Asia 2022 seusai menundukkan Taiwan 87-73 dalam laga lanjutan babak penyisihan di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis.

Korsel mengantungi empat poin penuh dari dua pertandingan dan dipastikan posisinya aman di puncak klasemen Grup tanpa terpengaruh hasil laga lainnya antara Bahrain kontra China yang baru dilangsungkan mulai pukul 20.00 WIB.

Pemain naturalisasi Ra Gun-ah kembali menjadi bintang kemenangan Korsel lewat raihan dwiganda 19 poin dan 12 rebound yang dibukukannya kontra Taiwan, meski ia menghabiskan kuarter keempat beristirahat di bangku cadangan.

Baca juga: Ringkasan Piala FIBA Asia: Selandia Baru dan Jepang di puncak grup

Kapten Lee Dae-sung menambahkan 15 poin dan lima assist, sedangkan Heo Ung turut menyumbangkan 14 poin bagi Korsel yang kini hanya berjarak satu kemenangan dari tiket perempat final Piala FIBA Asia 2022.

Taiwan mengalami penurunan drastis dan center naturalisasi jadi penyumbang angka terbanyak lewat 18 poin diikuti Lin Ting-Chien dengan 12 poin.

Korsel menciptakan jarak 11-6 di separuh awal kuarter pertama lewat tripoin Ra dan tembakan midrange Song Kyo-chang, tetapi marjin lima poin itu mampu dikejar bahkan dibalikkan oleh Taiwan menjadi 18-17 ketika Laa Kai-yan memperoleh layup mudah dalam situasi turnover.

Baca juga: Hari kedua Piala FIBA Asia ditutup kemenangan Lebanon atas Filipina

Situasi itu memaksa pelatih Choo Il-seung meminta time-out dan sesudahnya Korsel masih harus bersusah payah untuk menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 22-20 atas Taiwan.

Center berpengalaman Korsel Jang Jae-seok membuka kuarter kedua dengan aksi di kedua ujung lapangan, yakni drive kuat ke pertahanan Taiwan untuk membuat kedudukan 24-20 diikuti sebuah blok atas tembakan Chen Kuan-Chuan.

Pertahanan Taiwan kian kesulitan mengawal pergerakan Ra dan hal itu memberi kesempatan bagi Korsel untuk mengeksploitasi tembakan midrange dan perimeter yang mengantarkan mereka menjauh 51-35 saat menutup paruh pertama laga.

Tripoin dari Kim Jong-kyu membuka keran angka kuarter ketiga dan Korsel relatif baik dalam mempertahankan marjin keunggulan dua digit, meskipun sepanjang periode itu mereka lebih kerap kehilangan bola atau melakukan turnover yakni sebanyak enam kali dibandingkan lima bagi Taiwan.

Tiga lemparan gratis dari kapten Lee menjadi poin penutup kuarter ketiga yang berakhir dengan skor 73-56 untuk keunggulan Korsel atas Taiwan.

Baca juga: FIBA puji keseriusan Indonesia selenggarakan Piala Dunia

Korsel mengawali kuarter keempat dengan mengistirahatkan Ra, tapi daya gedor Negeri Ginseng tak turun drastis karenanya dan mereka bisa memperlebar keunggulan 81-58 ketika Jang menyeploskan layup pada sisa waktu tujuh menit 11 detik.

Marjin 23 poin tersebut praktis memaksa pelatih Charles Parker untuk mengistirahatkan center naturalisasi Taiwan William Navarro. Taiwan bisa memangkas jarak, tapi Korsel tetap menutup pertandingan dengan kemenangan 87-73.

Selanjutnya kedua tim dijadwalkan melakoni pertandingan terakhir fase penyisihan Grup B pada Sabtu (16/7), di mana Korsel meladeni Bahrain mulai pukul 11.00 WIB dan China berjumpa Taiwan sejak pukul 20.00 WIB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel