Korupsi Bansos, KPK Sita Barang Elektronik dari Staf Politikus PDIP

Dedy Priatmojo, Edwin Firdaus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik terkait kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek yang telah menjerat mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara dan sejumlah pihak lainnya.

Barang-barang bukti itu disita tim penyidik dari dua Agustri Yogasmara dan Indah Budi Safitri saat memeriksa keduanya, Kamis, 18 Maret 2021.

"Dari keduanya, Tim Penyidik KPK melakukan penyitaan berbagai barang bukti di antaranya barang elekronik dan dokumen yang terkait dengan perkara ini," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada awak media, Jumat, 19 Maret 2021.

Agustri Yogasmara atau Yogas adalah operator Ihsan Yunus, mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Fraksi PDIP. Ihsan yang kini duduk di Komisi II DPR diduga mengetahui banyak hal mengenai rasuah dalam pengadaan bansos.

Dalam rekonstruksi yang digelar KPK beberapa waktu lalu terungkap adanya pemberian uang miliaran rupiah dan dua unit sepeda Brompton kepada Ihsan melalui Agustri Yogasmara.

Sedangkan dalam surat dakwaan terhadap Harry Sidabuke yang dibacakan Jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu 24 Februari 2021, terkuak Yogas mendapatkan jatah ratusan ribu paket sembako yang sebagian kemudian digarap Harry melalui PT Pertani dan PT Mandala Hamonangan Sude.

Sementara Indah Budi Safitri merupakan istri dari Direktur PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja yang menjadi terdakwa pemberi suap kepada Juliari dan PPK Kemensos, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.