Korupsi Dana Desa, Mantan Kades dan Sekdes di Ciamis Jadi Tersangka

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menetapkan seorang mantan kepala desa (Kadesa) dan seorang sekretaris desa (Sekdes) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sebagai tersangka korupsi dana desa. Mereka diduga telah merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro mengatakan, dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial IS (53) dan TH (48).

"IS merupakan Kades Sukasetia masa jabatan 2013-2019. Tersangka TH adalah Sekretaris Desa Sukasetia," katanya, Kamis (23/11).

Tony menjelaskan, penyelidikan kasus ini berawal dari laporan yang diterima pihaknya di tahun 2020. Dari penyelidikan dan penyidikan, IS dan TH ditetapkan sebagai tersangka.

Dana Digunakan untuk Kepentingan Pribadi

Kedua tersangka diduga menyalahgunakan dana desa atau menggunakannya tidak sesuai dengan peruntukan. Akibat perbuatan mereka, kerugian negara mencapai Rp225.619.103.

"Terkait tidak sesuai peruntukannya, dalam bentuk pengaspalan hotmix Dusun Cinangka dan terkait pembangunan Gedung Olahraga Desa. Modusnya, tim pelaksana kegiatan menunjuk pihak lain yang mengerjakan, serta dananya tidak diberikan seluruhnya,” ungkap Tony.

Uang ratusan juta rupiah yang di korupsi itu diketahui digunakan untuk operasional desa dan kepentingan pribadi lainnya. Dalam kasus itu, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang Rp14 juta.

"Kedua tersangka disangkakan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3. Ancaman pidana minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dengan denda maksimal minimal Rp200 juta dan maksimal Rp1 miliar," pungkasnya.

[yan]