Korupsi Dana Desa Rp548 Juta, Kades di PALI Masuk Bui

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Desa Purun Timur, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan,AL (42) ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana desa sebesar Rp548.526.273. Dia kini ditahan di Mapolres PALI.

Tersangka AL merupakan kades aktif periode 2017-2023. Dia menjadi tersangka setelah penyidik menemukan bukti kuat dan kerugian negara.

Kasatreskrim Polres PALI AKP Marwan mengungkapkan, dana desa yang diduga di korupsi AL adalah anggaran 2021. Saat itu, desanya menerima dana desa dari APBN sebesar Rp920.904.000 dan alokasi dari APBD PALI sebanyak Rp1.101.784.767.

Dalam perjalanannya, tersangka tidak melaksanakan program pembangunan dengan semestinya. Dia melaporkan kegiatan fiktif dan tidak dilengkapi dengan bukti pendukung lainnya, seperti pemotongan dan pembayaran pajak. Selain itu, terdapat kelebihan bayar atas kekurangan volume pekerjaan pada kegiatan pembangunan tahun 2021.

"Tersangka melakukan korupsi untuk kepentingan pribadi. Kerugian negara setengah miliar lebih," ungkap Marwan, Jumat (25/11).

Stempel Palsu

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun.

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa berkas RKP Desa Purun Timur, berkas APBDes awal dan perubahan 2021, dan berkas lainnya serta 9 stempel toko yang terdapat dalam nota lampiran lembar tanda bukti pembayaran.

"Tersangka melakukan manipulasi pembayaran dengan membuat stempel toko, ada 9 stempel kami sita," pungkasnya.

[yan]