Korut Akan Buat Rudal yang Lebih Besar

Samuel Febrianto
Korut: Komponen Rudal di Terusan Panama itu Legal

TRIBUNNEWS.COM - Kendati rudal bikinan mereka gagal meluncur ke luar angkasa, Korea Utara (Korut), tetap melanjutkan program pengembangan teknologi luar angkasa mereka, dan berencana meluncurkan roket yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Menurut seorang pejabat Pemerintah Korut, rencana tersebut, merupakan bagian dari program lima tahun pengembangan teknologi luar angkasa Korut, yang menyasar pembangunan ekonomi negara miskin tersebut.

"Ilmuwan dan insinyur Korut tidak akan pernah menyerah, meskipun peluncuran kemarin gagal," ujar pejabat Korut, yang dikutip oleh media pro-Pemerintah Korut, Choson Sinbo, Senin (16/4/2012).

Rudal tersebut, menurut Choson Sinbo, akan dinamai
Unha-3.

Kendati di bawah tekanan dunia internasional, Korea Utara tetap meluncurkan rudal mereka, pada Jumat (13/4/2012), pekan lalu. Namun sayang rudal itu jatuh, ke laut hanya beberapa menit, setelah diluncurkan.

Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, rudal itu sempat mengangkasa sejauh 120 kilometer, sebelum terbelah menjadi empat dan jatuh ke laut.

Sementara menurut Komando Pertahanan Aerospace Amerika Utara, dan Komando Amerika Utara, melacak posisi jatuhnya rudal Taepo Dong-2 itu, di 165 kilometer sebelah barat Kota Seoul, Korea Selatan (Korsel). (channelnewsasia)