Kota Bandung Jadi Lokasi Uji Coba Motor Listrik Asal Jepang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bandung - Kota Bandung mendapat kepercayaan menjadi menjadi tempat uji coba penggunaan kendaraan motor listrik dengan teknologi battery sharing (berbagi baterai). Sebanyak 22 unit motor listrik dengan skema pinjam pakai untuk kendaraan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) telah dikerjasamakan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan PT HPP Energy Indonesia.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, kerja sama ini akan berlangsung selama empat bulan ke depan hingga Juni 2021. Pihaknya pun dalam waktu dekat ini pihaknya akan mulai menguji coba penggunaan motor listrik tersebut.

Menurut Oded, kehadiran motor listrik bisa menjadi solusi masalah energi dan lingkungan di Kota Bandung.

"Ketika pertama kali mendengar kerja sama ini, saya merasa lega kendaraan motor listrik yang dipakai Jepang dan terbukti mengurangi polusi udara telah sampai ke Indonesia dan kini sampai ke Kota Bandung. Semoga teknologi kendaraan listrik yang ramah lingkungan ini bisa menjadi solusi bagi Kota Bandung," kata Oded dalam keterangan resmi Jumat (19/2/2021).

Adapun motor produksi konsorsium Honda Motor, Panasonic Corporation, Pacific Consultant, dan PT HPP Energy Indonesia ini mengusung gagasan kendaraan ramah lingkungan dengan konsep efisiensi energi. Mengadopsi desain motor keluaran Honda seri PCX, motor listrik ini memakai teknologi battery sharing.

Oded berharap, kerja sama ini bisa berjalan dengan lancar. Sehingga, Kota Bandung akan terus terbuka dengan hadirnya kendaraan berteknologi canggih lainnya.

"Semoga proyek berjalan lancar dan masyarakat bisa teredukasi dengan kendaraan ramah lingkungan ini. Mudah-mudahan tidak hanya motor listrik saja tapi kami siap jadi percontohan mobil listrik di waktu yang akan datang," kata dia.

Lebih jauh Oded mengatakan, kerja sama ini sejalan dengan visi kepemimpinannya yang tengah fokus terhadap isu lingkungan. Salah satunya lewat gerakan Kurangi Pisahkan Manfaatkan (Kang Pisman) yang menyasar pada perubahan budaya masyarakat dalam pengelolaan sampah.

"Era saat ini isu lingkungan hidup merupakan prioritas, kami banyak program tentang lingkungan hidup. Khususnya program pengelolaan sampah kita punya Kang Pisman tentang bagaimana program pemilahan sampah," ungkapnya.

Oded mengatakan dari hasil lawatannya ke Jepang pada awal 2020 lalu, konsep serupa Kang Pisman ini sudah sudah diterapkan sejak lama. Hingga kini, pengelolaan sampah secara mandiri sudah menjadi budaya warga Jepang.

"Kami cukup tertinggal dari Jepang, karena kulturnya sudah lama. Sementara kami dengan Kang Pisman ini baru memulai," katanya.

Sementara itu, President Director PT HPP Energy Indonesia Hisashi Murakami turut sangat berterima kasih atas sambutan positif dari Pemkot Bandung. Dia berharap kerja sama ini bisa memberikan manfaat yang baik.

"Saya sampaikan terima kasih bisa menjalin kerjasama ini. Semoga bisa berjalan dengan lancar," ujar Murakami.

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini