Kota Bandung Terima 25.000 Dosis Kedua Vaksin Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Bandung - Dinas Kesehatan Kota Bandung telah menerima 25.000 dosis kedua vaksin Covid-19. Dengan diterimanya vaksin tersebut, Pemerintah Kota Bandung siap memproses penyuntikan kedua bagi para penerima vaksin yang telah disuntik sebelumnya.

Seperti diketahui, vaksin Covid-19 yang didistribusikan di Kota Bandung pada 14 Januari 2021 silam merupakan vaksin bertipe single dose. Sesuai prosedur dan ketentuannya, vaksin ini harus diberikan sebanyak dua kali kepada para penerima vaksin.

Menurut Kepala Dinkes, Ahyani Raksanegara, vaksin Covid-19 dosis kedua ini sudah dapat didistribusikan ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang ditunjuk mulai Rabu (27/1/2021).

"Distribusi vaksin ini akan kita sesuaikan dengan jadwal pemberian dosis pertama yang telah dimulai dari 14 Januari lalu. Karena ini dosis kedua jadi dijadwalkan tepat 2 minggu setelah pemberian melalui penyuntikan dosis pertama," tutur Ahyani.

Ahyani menuturkan, mulai besok, fasilitas-fasilitas kesehatan sudah mulai dapat mengajukan permohonan vaksin dosis kedua. Sesuai dengan sasaran vaksin yang ada mulai pada 28 Januari 2021.

Ahyani menjelaskan, vaksin dosis kedua secara komposisi tidak ada bedanya dengan vaksin yang disuntikan pada dosis pertama. Namun vaksin ini akan melengkapi dosis sebelumnya. Itu pun diberikan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Adapun hingga Minggu 24 Januari lalu telah ada sebanyak 6.911 Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di Kota Bandung telah menerima vaksin. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan jadwal yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan.

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Infografis

Infografis 17 Kondisi Orang Tak Bisa Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 17 Kondisi Orang Tak Bisa Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac. (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini