Kota Depok Masuk Zona Risiko Penularan Rendah Covid-19

·Bacaan 1 menit
Seorang pengguna KRL menjalani pemeriksaan kesehatan di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (4/2/2020). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran virus corona sambil membagikan masker secara gratis kepada penumpang. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta Kasus Covid-19 di Kota Depok, Jawa Barat menurun. Saat ini, Kota Depok masuk zona kuning atau risiko penularan rendah.

"Kita bersyukur kepada Allah SWT, karena pekan ini berdasarkan indikator Kesmas BNPB, Kota Depok berada pada zona kuning," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris, di Depok, seperti dilansir Antara, Kamis (9/9/2021).

Berdasarkan indikator Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 5 September 2021, Kota Depok berada di zona kuning atau risiko rendah penularan Covid-19.

Mohammad Idris mengatakan, pada 29 Agustus 2021, Kota Depok masih berada di zona oranye, kini statusnya berubah menjadi zona kuning. Capaian positif ini berkat partisipasi aktif dari semua pihak dalam membantu pemerintah menangani wabah Covid-19.

Jangan Lengah

Pada kesempatan itu, Idris meminta masyarakat untuk tidak lengah. Kewaspadaan dan penerapan protokol kesehatan secara ketat saat beraktivitas harus terus dilakukan.

"Termasuk mengikuti arahan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan mengakses tempat-tempat vaksinasi agar kekebalan kelompok (komunal) bisa segera terwjud," ujarnya.

Sementara itu, pencapaian vaksinasi Covid-19 di Kota Depok per 5 September 2021, untuk dosis pertama 654.567 atau 40,56 persen. Sedangkan dosis kedua 360.784 atau 22,35 persen, dan dosis ketiga 6.595 atau 0,41 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel