Kota Kuno Kembali Muncul dari Sungai yang Mengering di Irak

Merdeka.com - Merdeka.com - Kota kuno Zakhiku muncul dari Sungai Tigris di Irak setelah kekeringan parah melanda negara tersebut. Kota Zakhiku didirikan sekitar 1.800 Sebelum Masehi oleh Kekasairan Babilonia Kuno yang berkuasa di Mesopotamia antara abad ke-19 dan 15 Sebelum Masehi.

Zakhiku menjadi kota perdagangan penting di kawasan tersebut selama sekitar 600 tahun sebelum diguncang gempa dan kemudian ditinggalkan penduduknya.

Zakhiku lenyap pada 1980-an, ketika pembangunan proyek Dam Mosul di bawah pemerintahan Saddam Hussein.

Ketika volume air berkurang, Zakhiku yang berada di wilayah Kurdish itu muncul awal tahun ini, dikutip dari Aljazeera, Rabu (23/11).

Sebuah tim arkeolog lokal dan Jerman menggali situs tersebut, mengungkap detail baru tentang kota kuno itu setelah penggalian awal singkat pada tahun 2018 yang mengungkap sebuah istana.

"Dengan penggalian baru-baru ini, masyarakat setempat menjadi sadar akan Zakhiku; mereka mengunjungi situs tersebut, disiarkan di televisi lokal dan orang-orang mulai mengetahui sejarah mereka (lebih dalam" dan mereka bangga akan hal itu," jelas Peter Pfalzner dari Universitas Tubingen, Jerman, seorang arkeolog yang bekerja di situs yang dikenal sebagai Kemune tersebut.

Fitur utama Zakhiku adalah gudang yang memiliki ruangan dengan lebar hingga 6 meter dan panjang 8 meter. Gudang ini berfungsi untuk menampung tumpukan gandum dan jelai serta logam dan kayu impor.

Pfalzner mengatakan, petani akan mengangkut hasil panen mereka ke gudang di mana itu akan dicatat oleh pegawai negeri.

Pada Februari lalu, Pfalzner dan tim arkeolog menghentikan penggalian karena air dam kembali naik. [pan]