Kota Tangerang kenalkan makanan khas Nasi Segambreng ke publik

Pemerintah Kota Tangerang Banten bersama TP PKK mengenalkan nasi khas yang bernama Nasi Segambreng berisi lauk pauk berasal dari 13 kecamatan seperti nari telang, sayur jantung pisang hingga ikan mujair.

Ketua TP PKK Kota Tangerang, Aini Suci Wismansyah di Tangerang, Senin, mengatakan Nasi Segambreng adalah gambaran dari bentuk keanekaragaman masyarakat Kota Tangerang yakni heterogen tetapi hidup dalam rukun dan tentram.

"Nasi ini bentuk kebersamaan masyarakat Kota Tangerang dalam satu wadah, namun tetap memiliki khas masing-masing," kata Aini Suci Wismansyah usai acara Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50 di Plaza Puspem Kota Tangerang, Senin.

Usai dikenalkan kepada masyarakat, maka nantinya akan ada pelatihan dalam proses pembuatan Nasi Segambreng, termasuk resep sehingga dikenal lebih luas oleh masyarakat.

Baca juga: Pelaku usaha kuliner di Banten minim sertifikasi BNSP

Baca juga: Banten ingin angkat makanan khas ke nasional

"Ke depan, PKK akan menyuarakan Nasi Segambreng ini secara masif. Bagaimana bisa menjadi nasi hantaran di berbagai acara, bahkan menjadi nasi yang selalu ada di setiap acara di Kota Tangerang," katanya.

Selain mengenalkan Nasi Segambreng yang menjadi ciri khas Kota Tangerang, setiap wilayah kecamatan juga mengenalkan nasi khas nya masing-masing kepada publik.

Misalnya, saja Nasi Banjir Periuk atau Sibaper, Nasdun Jati dari Jatiuwung, Nasi Buntel dari Kecamatan Tangerang, Nasgor Durasiku dari Karang Tengah dan nasi khas kecamatan lainnya.

Sementara itu peringatan HKG PKK ke-50 mengusung tema "Berbakti Untuk Bangsa, Berbagi Untuk Sesama". Target sasaran dari program ini adalah keluarga ini harus difokuskan karena generasi-generasi selanjutnya tergantung dengan didikan keluarganya.

Kegiatan juga diramaikan dengan pameran dan bazaar produk UP2K TP PKK, cek kesehatan, dan juga pembagian hadiah lomba yang sudah sebagai rangkaian memperingati HKG PKK ke-50.

"Lomba-lomba ini jadi stimulasi untuk para kader-kader kita bagaimana mereka bisa turun ke bawah melalui lomba-lomba ini. Kita didik lagi, asah lagi bagaimana agar tajam dalam pidato, sambutan untuk mengajak masyarakat. Itu semua untuk mengasah mereka agar lebih pandai turun ke masyarakat," kata Aini Suci.

Sebagai juara umum pada tahun ini, Ketua TP PKK Kecamatan Neglasari, Hastuti Handayani berharap dengan didapatkannya prestasi sebagai juara umum, masyarakat dapat berpartisipasi dalam membangun Kota Tangerang di wilayahnya masing-masing.

"Alhamdulillah, kami mendapatkan juara umum, berkat kerjasama seluruh pihak, kerjasama tim yang luar biasa dari kader-kader PKK Kecamatan, Kelurahan maupun tingkat RT/RW akhirnya kita bisa juara umum. Semoga dengan prestasi ini, masyarakat dapat berpartisipasi dalam membangun Kota Tangerang di wilayahnya masing-masing," katanya.*

Baca juga: Sate bandeng khas Banten makin banyak penggemar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel