Kota Tangerang miliki antibodi tertinggi dalam tanggulangi COVID-19

·Bacaan 1 menit

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan Kota Tangerang masuk dalam 100 kota di Indonesia yang memiliki antibodi tertinggi dalam penanggulangan COVID-19 berdasarkan hasil sero survei Kementerian Kesehatan bersama tim pandemi FKM Universitas Indonesia.

"Kota Tangerang juga menjadi daerah dengan antibodi tertinggi di wilayah Tangerang Raya dan juga di Provinsi Banten," kata Wali Kota Arief di Tangerang, Jumat, dalam keterangannya.

Ia mengatakan sero survei merupakan salah satu metode yang dilakukan untuk mengetahui perubahan kadar antibodi pada penduduk yang mempunyai antibodi SARS-CoV-2 di kabupaten/kota terpilih.

Dari hasil survei yang dilakukan, Kota Tangerang mendapatkan nilai 92,6 persen dari 273 sampel. Kegiatan survei dilakukan pada bulan Desember 2021 lalu.

Baca juga: Satgas COVID-19 Tangerang jamin stok vaksin cukup hingga Lebaran 2022

Baca juga: Wali Kota Arief: Tetap pakai masker meski ada pelonggaran aktifitas

Kemudian pada sero survei yang kembali dilakukan pada bulan Maret 2022, Kota Tangerang masuk dalam 21 daerah kabupaten/kota di Jawa Bali yang merupakan asal dan tujuan mudik dengan jumlah sampel tiap daerah sebanyak 100 orang.

"Pada bulan Maret 2022 mengalami kenaikan menjadi 100 persen sekaligus menjadi yang tertinggi di wilayah Tangerang Raya," katanya.

Namun, Wali Kota Arief tetap mengimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tetap taat dalam penerapan protokol kesehatan COVID-19 hingga status pandemi ditetapkan menjadi endemi oleh pemerintah pusat.

"Terima kasih untuk kerja sama dari seluruh elemen di Kota Tangerang yang saling menjaga sehingga kondisi COVID-19 bisa berangsur membaik," kata dia.*

Baca juga: Menhub bantu vaksinasi penguat di Kabupaten Tangerang

Baca juga: Pemkot Tangsel gandeng swasta hadirkan sentra vaksinasi "booster"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel