Kotak Vaksin Buatan Lokal Ini Diklaim Lebih Unggul dari China

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Perusahaan asal Indonesia, Technoplast memproduksi kotak vaksin (insulated vaccine carrier/IVC) yang diklaim memiliki kualitas di atas rata-rata produk sejenis asal India dan China.

"Produk ini dilengkapi beragam teknologi pendingin, untuk memastikan kualitas vaksin tetap terjaga hingga proses penyuntikan," ujar Direktur Utama Technoplast, Ellies Kiswoto di Surabaya, ditulis Senin (29/3/2021).

Ellies mengatakan, tantangan besar yang harus mendapatkan perhatian serius saat ini adalah masalah pendistribusian vaksin Covid-19 ke seluruh penjuru tanah air. Yakni, bagaimana memastikan kualitas vaksin tetap terjaga hingga proses penyuntikan dilakukan.

"Ini sangat penting, karena dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap efektivitas dan khasiat vaksin. Perangkat pendukung, khususnya kotak vaksin, adalah faktor kunci disamping proses distribusi rantai dingin yang terintegrasi,” ucapnya.

Ellies menjelaskan, inovasi dan riset terus dilakukan oleh Technoplast. Ini mengingat ragam kebutuhan setiap karakter produk vaksin. Sehingga IVC asal Indonesia ini mampu lebih unggul dibandingkan produk sejenis dari India dan China.

"Produk ini telah dinyatakan lulus uji oleh balai sertifikasi Sucofindo, mampu memberikan kestabilan suhu ruangan antara dua sampai delapan derajat celcius dalam rentang waktu 48 jam atau dua hari, meski suhu di luar ruangan mencapai 30 derajat celcius," ujarnya.

Selain itu, lanjut Ellies, IVC produksi Indonesia ini terbuat dari material polypropylene yang dilengkapi double silicon insulating seal yang sudah dipatenkan.

"Dengan bahan material silicon FDA Food grade, memiliki 4-locking system yang sudah dipatenkan, agar isolasi suhu lebih lama, memiliki slot untuk security seal yang sudah dipatenkan, serta dilengkapi real time LED thermometer dengan overheating alarm," ucapnya.

Komponen Lokal

Menurut Ellies, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang juga mencapai 80 persen dengan daya angkut vaksin lebih banyak, Technoplast ini juga disematkan teknologi geolocation Internet of Things (IOT). IVC technoplast, lanjut Ellies, adalah perangkat cold chain distribution yang dilengkapi oleh sistem IOT, yang merangkap sebagai tracking devide dengan real time data.

“Teknologi IOT kita bukan hanya mendeteksi suhu dan lokasi saja, tetapi mencakup ke informasi yang diperlukan untuk distribusi. Seperti misalnya, dikirim dari produsen vaksin tanggal berapa, isi vaksin dalam box berapa lot, real time lokasi, track record suhu, nama kurir, identifikasi pesawat, nomor pelat mobil. Setiap vaksin box ad QR code sendiri," ujarnya.

Ellies menegaskan, Technoplast menjamin semua pemangku kepentingan terkait memungkinkan melakukan pemantauan real time, distribusi vaksin dengan hanya menggunakan aplikasi dari gawai pintar. "Dengan kemampuan produksi mencapai puluhan ribu box per bulan dan produk ini juga menyasar pangsa pasar ekspor,” ucapnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: