Kotawaringin Timur Sepakat Gelar Pilkada Damai 2020

Liputan6.com, Jakarta - Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah bersama Senkom Mitra Polri, Persatuan Wartawan Indonesia, dan Dewan Adat Dayak setempat menggelar deklarasi damai untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

"Deklarasi damai ini merupakan komitmen bersama membulatkan tekad bersama dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta dasar negara, kemudian bersama-sama menjaga situasi daerah agar tetap kondusif," ujar Kapolres AKBP Mohammad Rommel di Sampit, seperti dilansir Antara, Kamis (12/3/2020).

Menurut Rommel, persaingan dalam politik, termasuk Pilkada merupakan hal biasa, namun semua harus mematuhi aturan.

"Semuanya harus siap menang dan siap kalah karena persaingan itu tidak perlu mengorbankan rasa persaudaraan," ucapnya.

Dia menegaskan, berbeda pilihan dalam politik merupakan hal wajar. Namun, Romel mengatakan, sangat disayangkan apabila perbedaan tersebut sampai merusak persatuan dan kesatuan di daerah ini.

"Pilihan kita boleh beda tapi kita tetap satu Indonesia. Kami berharap semangat ini menular kepada seluruh masyarakat sehingga benar-benar situasi Kamtibmas di kabupaten Kotawaringin Timur terjaga dengan baik," harap Rommel.

Rommel juga mengingatkan kepada siapa pun agar tidak mencoba-coba membuat onar saat Pilkada Serentak di Kotawaringin Timur.

"Pembuat onar tidak hanya akan berhadapan dengan polisi, tetapi juga dengan seluruh masyarakat karena semua sudah sepakat menjaga kondusivitas daerah ini," tegas Rommel.

 

Disepakati Jurnalis

Ilustrasi – Kotak suara Pilkada serentak. (Istimewa/Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Sementara itu, Ketua PWI Kotawaringin Timur H Andri Rizky Agustian mengatakan, jurnalis di daerah itu sepakat untuk mendukung pelaksanaan Pilkades dan Pilkada berjalan aman dan kondusif.

"Kami selaku wartawan juga mempunyai tanggung jawab moral untuk membawa kesejukan melalui berita-berita yang disiarkan. Kami sepakat pesta demokrasi harus berjalan dengan baik, aman, lancar dan kondusif," tegas Andri.

Deklarasi damai dilaksanakan di ikon Patung Jelawat Sampit. Puluhan peserta mengikuti pembacaan poin deklarasi bersama yang intinya berkomitmen bersama menjaga kondisi daerah agar tetap kondusif.

Kotawaringin Timur akan menggelar pemilihan kepala desa serentak di 43 desa. Setelah itu, juga akan digelar Pilkada pada 23 September 2020 untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.

Diperlukan dukungan semua pihak untuk menciptakan suasana yang kondusif. Semua pihak diharapkan peduli membantu pelaksanaan pesta demokrasi tersebut agar berjalan aman dan lancar.

Aparat keamanan, wartawan, tokoh adat, tokoh masyarakat, kontestan dan pendukungnya serta semua pihak diharapkan berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban.

Dua agenda pesta demokrasi ini harus berjalan aman dan lancar sehingga mampu menghasilkan pemimpin terbaik demi kemajuan daerah.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: