Kowani ingatkan peran perempuan sebagai Ibu Bangsa

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr Giwo Rubianto Wiyogo mengingatkan peran perempuan sebagai Ibu Bangsa yang berperan menyiapkan generasi unggul dan berwawasan.

“Tugas dan kewajiban perempuan sebagai Ibu Bangsa yang bertugas menyiapkan generasi muda yang unggul, berwawasan, memiliki jiwa kebangsaan, dan patriotisme, yang berperan dalam tegaknya suatu bangsa,” ujar Giwo dalam pembukaan Musyawarah Kerja Kowani 2022 di Jakarta, Rabu.

Dia menambahkan tugas sebagai Ibu Bangsa tersebut bukan pilihan melainkan kewajiban mulia yang harus diemban oleh para perempuan di Tanah Air.

Baca juga: Kowani sebut perlu kolaborasi untuk atasi permasalahan stunting
Baca juga: Kowani dorong percepatan implementasi dari UU TPKS

Dalam kesempatan itu, ia menyinggung berbagai persoalan yang dihadapi perempuan diantaranya masih tingginya angka kematian ibu, tingginya angka stunting, kekerasan seksual, narkoba, kesenjangan digital dan pendidikan, hingga diskriminasi terhadap perempuan.

“Kowani terus berupaya melakukan perlindungan terhadap perempuan dan juga turut dalam membantu penurunan angka stunting. Kowani mendorong disahkannya UU TPKS dan saat ini kami terus mendorong disahkannya UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). Hal ini dikarenakan sebagian besar PRT adalah perempuan,” terang dia.

Peran perempuan sebagai Ibu Bangsa menuntut perempuan untuk berada di depan serta hadir dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Kami berharap dengan sinergitas organisasi, anggota dan juga kerja sama nasional dan internasional, maka apa yang dicita-citakan dapat dicapai dengan mudah,” imbuh dia.

Baca juga: Kowani minta orang tua waspadai pelecehan seksual modus grooming
Baca juga: Menteri PPPA : Perlu kolaborasi perjuangkan kesetaraan gender
Baca juga: Menteri PPPA sebut perlu pemahaman masyarakat terkait UU TPKS

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel