KPI Bantah Intervensi Kasus Pelecehan Seksual dan Perundungan Pegawainya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menegaskan tak mengintervensi kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan yang menimpa pegawainya berinisial MS.

Kasus perundungan dan kekerasan seksual itu diduga dilakukan sesama pegawai KPI di lingkungan kerja. KPI tegas mendukung kasus tersebut diselesaikan lewat jalur hukum.

"KPI menegaskan, tidak ada tekanan, intervensi, atau upaya apapun oleh KPI dalam penyelesaian kasus ini, selain diselesaikan melalui jalur hukum," tulis akun Instagram resmi KPI, Senin (13/9/2021).

KPI meminta semua pihak yang terlibat dalam penyelesaian kasus tersebut agar dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

KPI juga meminta semua pihak tidak beropini serta mengambil kesimpulan atas hasil penyelidikan yang sedang berlangsung demi menjaga suasana psikologis korban.

Korban Didorong Cabut Laporan dan Minta Maaf

MS, terduga korban pelecehan seksual ditemani pihak KPI Pusat membuat laporan di Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu tengah malam, 1 September 2021 hingga Kamis dini hari, 2 September 2021 (Foto: Nuning Rodiyah, Komisioner KPI Pusat).
MS, terduga korban pelecehan seksual ditemani pihak KPI Pusat membuat laporan di Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu tengah malam, 1 September 2021 hingga Kamis dini hari, 2 September 2021 (Foto: Nuning Rodiyah, Komisioner KPI Pusat).

Sebelumnya kabar tentang kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan yang menimpa pegawai KPI, berinisial MS beredar di platform berbagi pesan dan media sosial. Kasus perundungan dan kekerasan seksual yang dilakukan sesama pegawai KPK itu pun berujung ke ranah hukum.

Namun salah satu kuasa hukum MS, Rony E Hutahaean mengungkapkan adanya intervensi dalam penanganan kasus tersebut. Dia menyebut, MS sempat diberikan empat poin rencana damai yang tentu merugikan kliennya selaku korban.

Dalam salah satu poin, MS diminta mencabut laporan polisi. MS juga didorong meminta maaf dan menyampaikan ke publik bahwa perundungan dan pelecehan seksual di KPI tidak ada.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel