KPI harap masyarakat mudah dapatkan set top box

·Bacaan 2 menit

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berharap masyarakat dapat dengan mudah memperoleh perangkat set top box agar proses migrasi siaran televisi dari analog ke digital atau analog switch off (ASO) berlangsung lancar.

"KPI harapkan pada putaran pertama ASO ini, daerah-daerah seperti Banten Batam, Kalimantan utara, warganya dapat dengan mudah mengakses set top box baik secara offline maupun secara online," ujar Ketua KPI Pusat Agung Suprio dalam acara webinar, Rabu.

Baca juga: Industri elektronik ekspor 40 ribu unit set top box ke Brasil

Baca juga: Industri elektronik ekspor 40 ribu unit set top box ke Brasil

Agung berharap masyarakat, khususnya di daerah perbatasan dapat dengan mudah mendapatkan set top box. Dia mengaku kerap memperoleh keluhan dari warga perbatasan bahwa mereka seringkali menerima siaran asing.

Dengan adanya ASO dan pendistribusian set top box yang baik, Agung meyakini masyarakat di perbatasan dapat menikmati siaran televisi nasional.

"Semoga dengan digital di daerah perbatasan ini keluhan dari elite dan warga tadi sudah sirna bahwa mereka sekarang ini dapat menikmati tayangan-tayangan televisi Nasional," kata dia.

Perangkat set top box diperlukan jika masyarakat tidak memiliki televisi yang bisa menangkap sinyal frekuensi digital. Ketika menggunakan alat ini, perangkat televisi model lama akan tetap bisa menangkap sinyal digital.

Masyarakat bisa menggunakan set top box jika tidak ingin membeli perangkat televisi model terkini, yang bisa menangkap siaran televisi digital.

Pemerintah akan memberikan subsidi berupa set top box kepada masyarakat miskin, agar mereka bisa menonton siaran televisi digital setelah analog switch off.

Indonesia membutuhkan sekitar 6,8 juta unit set top box untuk 27,7 juta masyarakat miskin, berdasarkan data Badan Pusat Statistik untuk 2020 lalu dengan asumsi satu keluarga terdiri dari orang tua dan dua anak.

Indonesia secara bertahap akan mulai migrasi siaran televisi dari analog ke digital. Tahap pertama ASO dilakukan di wilayah siaran Aceh 1, Kepulauan Riau 1, Banten 1, Kalimantan Timur 1, Kalimantan Utara 1 dan Kalimantan Utara 3.

Baca juga: KPI siapkan sanksi denda untuk siaran tak sesuai regulasi

Baca juga: Didesak setop tayangan sinetron "Zahra", KPI kaji potensi pelanggaran

Baca juga: Kominfo minta masyarakat tak jadikan migrasi TV digital sebagai beban

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel