KPK Cegah 3 Orang Kasus Korupsi Alat Tanggap Darurat COVID-19

Agus Rahmat, Edwin Firdaus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), meminta Ditjen Imigrasi Kemenkumham untuk mencegah tiga orang ke luar negeri.

Permintaan pencegahan ke luar negeri ini, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

"KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi Kumham RI untuk melakukan pelarangan ke luar negeri selama 6 bulan ke depan terhitung sejak tanggal 26 Februari 2021," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada awak media, Senin, 29 Maret 2021.

Baca juga: Bagai di Irak-Suriah, Teroris Perempuan Makin Jadi Ujung Tombak

Ali menjelaskan, ketiga orang yang dicegah itu memiliki peran penting terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemkab Bandung Barat Tahun 2020.

Ali menyebut, pencegahan ke luar negeri tersebut dalam rangka kepentingan pemeriksaan. Hal ini dilakukan agar saat diperlukan untuk dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan pihak-pihak tersebut tidak sedang berada di luar negeri.

"Sehingga dapat kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik KPK," kata Ali.

Kendati begitu Ali enggan mengungkap indentitas ketiga orang yang dicegah itu saat ini. Namun, ia memastikan pihaknya bakal menyampaikan detail perkara dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

"KPK memastikan akan menyampaikan detail perkara dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidikan cukup dan kemudian upaya paksa penahanam terhadap para tersangka dimaksud dilakukan," imbuhnya.