KPK dan Polri Sepakat Join Investigasi Pemberantasan Korupsi

·Bacaan 2 menit
Ketua KPK Firli Bahuri memberi salam saat bersiap memberikan keterangan pers terkait OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (28/11/2020). Ajay diduga menerima suap sebesar Rp 1,661 miliar dari total kesepakatan Rp 3,2 miliar. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri menyebut pihaknya sepakat memperkuat kerja sama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dengan Polri. Hal tersebur disampaikan Firli usai menerima kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Memang kita tunggu-tunggu terkait bagaimana KPK dan Polri mempertahankan, memelihara, dan menindaklanjuti kerja sama dan sinergi untuk melakukan pemberantasan korupsi. Jadi tidak ada kata lain kecuali KPK dan Polri bekerja sama saling memperkuat pemberantasan korupsi," ujar Firli di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2021).

Kapolri Listyo sepakat dengan pernyataan Firli. Dia memandang, sebagai orang nomor satu di Polri yang belum lama ini dilantik Presiden Jokowi, sudah sepatutnya dirinya berkunjung ke KPK dan membahas penguatan pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Di penindakan, tentunya kami sepakat melakukan sinergi dalam bentuk join investigasi. Tentunya kegiatan terkait penindakan di lapangan juga kami akan terus sinergi termasuk juga kegiatan terkait dengan masalah edukasi, dan juga terkait masalah supervisi yang selama ini sering terjaidi antara penegak hukum, kan tentunya perlu ada kesepatakan," kata Listyo.

Untuk saat ini, Listyo mengatakan pihaknya dan KPK akan fokus bekerja sama terkait pemulihan ekonomi nasional (PEN). Dia menyatakan siap membantu KPK mencegah terjadinya pelanggaran di masa penanggulangan Covid-19.

"Seperti kita ketahui bahwa pemerintah dalam hal ini banyak melakukan kegiatan refocusing dalam rangka penanggulang Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Tentunya ini harus kita jaga agar bisa berjalan dengan baik dan kemudian program tersebut bisa tepat waktu, tepat sasaran dan tentunya kita kurangi risiko-risiko kebocoran yang ada," kata dia.

Kerja Sama Penguatan SDM

Listyo memastikan pihaknya akan siap bekerja sama dengan KPK, termasuk soal penguatan sumber daya manusia (SDM). Polri diketahui kerap mengirimkan anggotanya memperkuat KPK, baik menjadi penyelidik maupun penyidik.

"Ke depan akan semakin kita perkuat, salah satunya adalah bagaimana kita sama-sama melakukan kegiatan di bidang penguatan SDM, karena kita memang ada MoU," kata Listyo.

Saksikan video pilihan di bawah ini: