KPK Gelar Pelatihan Elite Parpol, Ketua DPR Harap Cegah Perilaku Koruptif

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar program pelatihan partai politik bertajuk Politik Cerdas Berintegritas. Agenda ini akan dihadiri oleh elite politik dari ketua umum partai politik hingga sekretaris jenderal.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani menilai pelatihan KPK ini relevan dan dibutuhkan untuk partai politik sebagai penyuplai jabatan publik.

"Partai politik selama ini melahirkan kader-kader yang mengisi jabatan publik mulai dari anggota dewan, bupati, gubernur, sampai dengan Presiden. Sehingga pelatihan yang digelar KPK ini sangat relevan dan dibutuhkan," kata Puan, Selasa (10/5).

Ketua DPR RI ini berharap pelatihan tersebut mendorong kader partai politik yang akan mengisi jabatan publik terhindar dari perbuatan koruptif.

"PDI-P sebagai partai yang berintegritas siap mengikuti pelatihan yang digelar KPK ini. Kami sepenuhnya mendukung agar korupsi bisa diberantas," kata Puan.

Kata Puan, sejak lama PDIP aktif menggelar pendidikan politik kepada kader di semua tingkatan. Maka itu gagasan KPK mengadakan pelatihan senapas dengan perjuangan PDIP.

"Kalau di PDI-P memang pendidikan politik rutin digelar tak hanya bagi pengurus di tingkat pusat, tapi sampai tingkat cabang dan ranting," ucapnya.

KPK bakal menyelenggarakan kegiatan executive briefing bagi para ketua umum (ketum), sekretaris jenderal (sekjen) dan bendahara umum (bendum) dari 20 partai politik (parpol).

Kegiatan ini akan mulai diselenggarakan di Gedung Merah Putih KPK pada tanggal 18 Mei 2022 sebagai rangkaian kegiatan program Politik Cerdas Berintegritas (PCB).

"Kegiatan ini kita lakukan karena kita melihat dan ini kita jadikan sebagai milestone menghadapi dan menjelang kegiatan tahun politik tahun 2024 yang akan datang," ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers, di Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (12/4).

"Kita akan mengundang ketua umum partai-partai, sekjen partai, dan bendahara partai yang akan hadir secara fisik di KPK, sementara yang lain bisa mengikuti secara virtual," ucap dia.

Adapun program PCB bertajuk “Politik Cerdas Berintegritas Terpadu Tahun 2022” ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam melakukan penguatan parpol dan penyelenggara pemilu

KPK bakal memberikan pembekalan antikorupsi untuk para pengurus parpol baik di pusat maupun daerah, serta pembelajaran mandiri anti korupsi secara elektronik yang rencananya akan diselenggarakan pada rentang Mei-Juli 2022. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel