KPK Kantongi Ciri-Ciri Terduga Pegawainya yang Peras Bupati Kuansing Rp 650 Juta

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi ciri-ciri oknum yang mengaku pegawai KPK memeras Mursini, Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Oknum KPK tersebut diduga memeras Mursini sebesar Rp 650 juta.

"Sejauh ini, KPK baru memperoleh informasi mengenai ciri fisik oknum dimaksud yang masih bersifat umum dan abstrak," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (15/9/2021).

Meski demikian, Ali menyebut pihaknya belum mendapatkan identitas detail oknum tersebut. Menurut Ali, para saksi yang telah diperiksa menyatakan tak mengenal oknum tersebut.

"Bahkan dari keterangan para saksi pun, belum diketahui nama dari orang yang mengaku sebagai pegawai KPK tersebut," kata Ali.

Ali menyatakan, KPK serius dalam mengusut oknum yang mengaku pegawai KPK untuk memeras. Ali menyebut KPK berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Riau untuk menggali lebih detil informasi ini guna mengungkap oknum yang mengaku sebagai pegawai KPK tersebut.

"KPK juga telah meminta kepada Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk bisa mengikuti sidang pemeriksaan Terdakwa Mursini yang akan digelar pada beberapa pekan ke depan secara daring," kata Ali.

Tak hanya itu, pihak Inspektorat KPK juga telah memeriksa seluruh insan KPK. Termasuk pengecekan perjalanan dinas pegawai ke wilayah Riau, Pangkal Pinang, dan sekitarnya pada rentang waktu 2016-2017 saat peristiwa itu terjadi.

"Meskipun peristiwanya telah lampau yaitu di tahun 2017, kami sekali lagi sampaikan bahwa KPK sangat serius untuk memastikan pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi oleh insan KPK dilakukan secara profesional dan tidak menyalahi kaidah-kaidah hukum," kata Ali.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Mengaku Setorkan Uang

Gedung KPK (Liputan6/Fachrur Rozie)
Gedung KPK (Liputan6/Fachrur Rozie)

Diberitakan, mantan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mursini mengaku pernah menyetorkan uang sebesar Rp 650 juta kepada pihak yang mengaku dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut terungkap dalam dakwaan kasus rasuah dengan terdakwa Mursini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri menyebut pihaknya akan menindaklanjuti pengakuan tersebut. Firli berharap pihak yang mengetahui kejadian tersebut melaporkannya kepada KPK.

"Saya sungguh berharap para pihak yang mengetahui hal tersebut melaporkan kepada KPK. Kita berkomitmen untuk melakukan pemberantasan korupsi dengan segenap masyarakat," ujar Firli Bahuri dalam keterangannya, Kamis (2/9/2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel