KPK: Kasus Suap Wisma Atlet Belum Mengarah ke Andi Mallarangeng

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan dalam waktu dekat belum akan ada tersangka baru  lagi dalam kasus suap proyek pembangunan wisma atlet Sea Games ke XXVI di Palembang. Namun, dipastikan pemeriksaan masih terus berjalan.

Karena itulah, Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, memastikan hingga kini pemeriksaan belum sampai kepada pihak lain termasuk ke pimpinan Wafid, yakni Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng.  “Belum mengarah kesana,” ujar dia.

 Sebab, hingga kini, yang tertangkap tangan hanya Wafid, dan diduga sedang menerima uang. “Belum sampai ke Menpora,” katanya. Kini, Wafid ditahan di Rutan Cipinang. Sementara, Kata Johan,

Seperti diketahui, pada Kamis 21 April  sekitar pukul 19.00, KPK menangkap Wafid di kantornya lantai 3 Gedung Kemenpora Jalan Gerbang Pemuda No 3 Senayan. Dia tertangkap tangan sedang menerima transaksi suap dari dua orang berinisial MRM dan MEI. MEI diketahui bernama lengkap Mohammad El Idris. Idris diketahui merupakan seorang petinggi perusahaan PT Duta Graha Indah Tbk yang merupakan rekanan pembangunan wisma atlet SEA Games Palembang. Sedangkan MRM diketahui seorang broker yang menjadi penghubung antara Idris dengan Wafid.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.