KPK Periksa Lima Saksi Soal Dugaan Penggunaan Subkon Fiktif Proyek BUMN Amarta Karya

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima orang saksi terkait dugaan proyek fiktif yang dikerjakan oleh beberapa subkontraktor yang dipekerjakan PT Amarta Karya. Diketahui perusahaan tersebut adalah badan usaha milik negara atau (BUMN).

"Seluruh saksi penuhi panggilan tim penyidik dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan pelaksanaan beberapa proyek pekerjaan PT AK (Amarta Karya) yang diduga menggunakan sejumlah subkontraktor fiktif," kata Juru Bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, (1/9).

Ali merinci, kelima orang saksi tersebut adalah Sutarno, Firman Sri Sugiharto dan Achmad Alfi selaku Project Manager PT Amarta Karya. Dua orang lainnya adalah Site Administration Manager PT Amarta Karya Aswin dan Rizal Fadilah.

Ali belum mau mengurai lebih lanjut terkait proyek fiktif apa yang dilakukan oleh PT Amarta Karya. Namun kelima orang saksi itu dihadirkan untuk memperkuat keyakinan penyidik terhadap para tersangka.

Ali menjelaskan, KPK tidak menampik jika kasus ini sudah menetapkan tersangka. Namun atas kepentingan penyidikan, hal itu belum dibeberkan sebelum tersangka resmi dilakukan penahanan.

Reporter: M Radityo [fik]