KPK: Rani Ditangkap di Kamar Hotel

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, Maharani Suciyono ditemukan di kamar Hotel Le Meredien. Pernyataan ini berbeda dengan keterangan Rani.

"Di kamar lah, kamarnya diketuk dulu," kata Ketua KPK Abraham Samad usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR, Rabu (6/2/2013).

Abraham mengatakan, saat ditangkap, Rani sedang bersama tersangka kasus suap daging sapi impor Ahmad Fatanah.

"Fatanah sama perempuan itu," imbuh Abraham.

Sebelumnya diberitakan, Maharani Suciyono, perempuan yang ditangkap bersama Ahmad Fathanah oleh penyidik KPK, Selasa pekan lalu, mengaku tidak ditangkap di kamar.

"Selama di Hotel Le Meredien, saya hanya berada di kafe dan basement. Tidak ada lagi selain itu," ujar Maharani saat menggelar konferensi pers didampingi ayah dan pengacaranya, Wisnu Wardana, di Hotel Nalendra, Jakarta Timur, Selasa (5/2/2013).

Perempuan yang akrab disapa Rani, tak sepenuhnya terbuka menjawab sejumlah pertanyaan wartawan, termasuk ketika ditanya Tribunnews.com, apa saja obrolan dengan Ahmad selama di kafe dan basement hotel.

Mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di bilangan Jakarta Selatan mengaku, saat pertemuan terjadi, Ahmad yang tak lain orang dekat bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, sempat menunjukkan kartu kredit yang tertera namanya.

Keterangan Rani bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Juru Bicara KPK Johan Budi SP. Menurut Johan, penyidik menangkap keduanya setelah turun dan keluar dari lift hotel. Penyidik juga mendapatkan Rp 10 juta dari tas Rani. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.