KPK Rilis LHKPN Terbaru Anies sampai Ganjar, Siapa Gubernur Terkaya di Jawa?

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru. Laporan tersebut mencangkup total harta kekayaan para pejabat negara, termasuk para gubernur. Merdeka.com mencoba merangkum total harta kekayaan dari seluruh gubernur se-Jawa, Kamis (5/5).

1.Gubernur Banten - Wahidin Halim

Tercatat dari data LHKPN pada tahun 2021, Gubernur Banten, Wahidin Halim tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 31.986.450.361 (Rp 31,9 miliar) pada 2021. Nilai itu mengalami kenaikan sebesar Rp14 miliar bila dibandingjan dengan data di tahun 2020, senilai Rp 17.923.450.193 (Rp 17,9 miliar).

Dalam data tersebut, Wahidin tercatat memiliki harta Tanah dan Bangunan total Rp11.487.694.168 (Rp11,4 miliar). Sementara untuk kategori transportasi dan mesin tercatat Rp773.000.000 (Rp773 juta). Sedangkan untuk harta bergerak tercatat Rp329.000.000 (Rp329 juta) dan Kas dan setara kas Rp19.396.756.193 (Rp19,3 miliar).

2.Gubernur Jawa Timur - Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tercatat menjadi urutan kedua dengan total harta Rp 24.795.595.966 (Rp 24,7 miliar) berdasarkan data LHKPN Tahun 2021. Nilai tersebut naik sekitar Rp163 juta menjadi 24.959.136.512 (Rp 24,9 miliar) bila dibandingkan data di tahun 2020.

Dimana dalam laporan itu, Khofifah terdaftar memiliki harta Tanah dan Bangunan total Rp 17.932.872.000 (Rp 17,9 miliar). Sementara untuk harta transportasi dan mesin tercatat sebesar RP835 juta.

Kemudian harta bergerak lainnya senilai Rp 602 juta pada tahun 2021. Sementara di Tahun 2021, dia tercatat punya kas dan setara kas Rp 5.425.723.966 (Rp 5,42 miliar).

3. Gubernur Jawa Tengah - Ganjar Pranowo

Dalam LHKPN Tahun 2021, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tercatat memiliki harta Rp11.775.068.380 (Rp11,7 miliar) pada 2021. Sedangkan pada data LKHPN tahun 2020 berjumlah Rp 10.525.241.063 (Rp 10,5 miliar), naik sekitar sekitar Rp 1,2 miliar.

Data tahun 2021 itu, terinci untuk kategori harta Tanah dan Bangunan total Rp 2.625.827.000 (Rp 2,6 miliar). Sementara untuk harta transportasi dan mesin tercatat Rp 1.620.000.000 (1,6 miliar).

Lalu, untuk harta bergerak, harta kas dan setara kas pada tahun 2021 Ganjar tercatat punya harta bergerak lainnya Rp 705 juta serta kas dan setara kas Rp 6.823.379.630 (Rp 6,8 miliar).

4. Gubernur DKI - Anies Baswedan

Lebih lanjut, untuk data LHKPN 2021, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tercatat memiliki harta Rp 10.955.779.684 (Rp 10,95 miliar). Nilai tersebut hanya bertambah sekitar Rp 40,2 juta dari data pada 2020 yang berjumlah Rp 10.915.550.262 (Rp 10,91 miliar).

Harta kekayaan itu terinci, dengan enam bidang tanah dan bangunan senilai Rp 14.715.962.000 (Rp 14,7 miliar) pada tahun 2021. Kemudian untuk harta bergerak lainnya Rp1,3 miliar, surat berharga Rp61 juta, serta kas dan setara kas Rp1,2 miliar.

Anies juga memiliki harta lainnya senilai Rp659,9 juta dan utang Rp7,6 miliar. Lalu, transportasi senilai Rp 550 juta untuk tiga unit kendaraan.

Data LHKPN 2020

5. Gubernur Jawa Barat - Ridwan Kamil

Sedangkan untuk data LHKPN Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil masih belum keluar. Kendati begitu berdasarkan data di tahun 2020 Kang Emil sapaan akrabnya tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp20.185.109.678 (Rp20,18 miliar).

Data tersebut mengalami kenaikan kurang lebih Rp7 miliar, jika dibandingkan dengan besaran data LHKPN pada tahun 2019 yang berjumlah Rp13.548.369.232 (Rp13,54 miliar).

Adapun rincian harta Ridwan Kamil, pada 2020 terbagi ke dalam harta Tanah dan Bangunan sebesar Rp18.449.622.015 (Rp18,44 miliar). Transportasi sebesar Rp525.500.000 (Rp525 juta). Kemudian harta bergerak Rp347 juta, dan surat berharga Rp720 juta.

Sementara untuk kas atau setara kas senilai Rp4.117.115.214 (Rp4,11 miliar), untuk harta lainnya Rp388 juta. Namun dari total data LHKPN, terdapat hutang sebesar Rp4,36 miliar.

6. Gubernur Yogyakarta - Hamengku Buwono X

Serupa dengan itu, Gubernur Yogyakarta Hamengku Buwono X juga untuk data LHKPN yang tersedia baru sampai tahun 2020. Dimana dalam tahun tersebut, ia memiliki harta kekayaan senilai Rp23.033.208.603 (Rp23,03 miliar).

Data tersebut alami kenaikan sekitar Rp624 juta dari tahun sebelumnya pada 2019. Dimana Hamengku Buwono X turut memiliki harta kekayaan sebesar Rp22.408.661.384 (Rp22,40 miliar).

Adapun harta di tahun 2020, terinci dalam harta tanah dan bangunan senilai Rp7,58 miliar. Untuk transportasi dari 8 kendaraan tercatat besaran nilainya total mencapai Rp795 juta. Kemudian untuk harta bergerak, Rp2,4 miliar, surat berharga Rp10,11 miliar, dan untuk kas atau setara kas Rp2,08 miliar. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel