KPK Sidik Dugaan Suap Restitusi Pajak Pembangunan Jalan Tol Solo-Kertosono

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menemukan bukti permulaan yang cukup dalam dugaan suap terkait pengurusan restitusi pajak proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Kertosono di Kantor Pajak Pratama Pare, Jawa Timur. Kasus itu telah ditingkatkan ke penyidikan dan sudah ada nama yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Berdasarkan hasil penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyidikan dalam perkara dugaan suap terkait pengurusan restitusi pajak proyek pembangunan Jalan Tol Solo Kertosono di Kantor Pajak Pratama Pare, Jawa Timur," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (4/8).

Ali tak menampik pihak lembaga antirasuah sudah mengantongi pihak yang dijerat sebagai tersangka. Hanya, sesuai dengan kebiijakan pimpinan KPK era Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri, pengumuman tersangka akan dilakukan saat upaya paksa penangkapan dan penahanan.

"KPK tentu akan menyampaikan rilis resmi terkait pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kronologi dugaan perbuatan pidananya termasuk pasal-pasal pidana yang disangkakan, saat dilakukan upaya paksa penangkapan dan penahanan," kata Ali.

Penyidik Kantongi Bukti

Ali memastikan, pihaknnya sudah mengantongi minimal dua alat bukti untuk menaikkan status penanganan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan. Tim penyidik juga sudah meminta keterangan beberapa pihak.

"Proses penyidikan perkara ini pun telah dilakukan pengumpulan alat bukti oleh tim penyidik, di antaranya pemeriksaan berbagai saksi yang dapat menerangkan dugaan perbuatan pidana dimaksud," jelasnya.

Dia menyebut, demi keterbukaan informasi kepada masyarakat pihaknya akan menyampaikan setiap perkembangan penyidikan kasus ini kepada publik. "KPK akan selalu menyampaikan perkembangan dari penyidikan perkara ini agar masyarakat juga dapat turut mengawasi," pungkas Ali.

Reporter: Fachrur Rozie/Liputan6.com. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel