KPU antisipasi potensi konflik pemilu sedini mungkin

MERDEKA.COM,

Komisi Pemilihan Umum menggelar acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Kejaksaan Agung dan Kepolisian Republik Indonesia Tentang Penyelenggaraan Pengamanan Pemilu Tahun 2014, di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Penandatangan nota kesepahaman ini bertujuan untuk mengawal penyelenggaraan pemilu, agar bisa menjadikan pesta demokrasi ini bisa berjalan kondusif dan sesuai harapan masyarakat.

"Nota kesepahaman ini memperkuat komitmen kita sebagai penyelenggara pemilu dengan pihak keamanan. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penyelenggaraan pemilu," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik kepada wartawan usai menandatangani nota kesepahaman, di Gedung KPU, Rabu (16/1).

Husni berharap dengan adanya nota kesepahaman ini pesta demokrasi lima tahunan itu dapat berjalan dengan baik tanpa ada konflik-konflik besar di dalamnya.

"Jadi ini poin pentingnya, hingga nanti tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Husni menambahkan jika dirinya akan mengedepankan pencegahan pelanggaran ataupun hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan pemilu, karena itu menurutnya akan lebih baik dari pada harus membiarkan potensi konflik lalu menyelesaikannya.

"Kita kan harus mengedepankan antisipasi dibanding penindakan, walaupun itu pasti sudah disiapkan oleh kepolisian. Apapun kondisinya," ujar Husni.

Husni pun berharap dengan kerjasama ini nanti akan sangat meminimalisir pelanggaran penyelenggaraan pemilu. Karena Husni tidak menutup kemungkinan jika ada saja oknum-oknum yang ingin merusak jalannya pesta demokrasi.

"Antisipasi itu justru harus, nah kalau bisa di nol kan kenapa tidak di nol kan saja," pungkasnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.