KPU Depok Tunggu Salinan Putusan MA

Depok (ANTARA) - Anggota KPU Kota Depok Imphi Khani Bajuri mengatakan, pihaknya masih menunggu salinan putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi KPU Kota Depok tentang penetapan empat calon pasangan peserta Pilkada Kota Depok.

"Saat ini kami belum menerima salinan putusan MA, yang akan dijadikan dasar untuk bersikap," kata Imphi di Depok, Kamis.

Ia mengatakan setelah menerima putusan MA maka pihaknya akan melakukan rapat pleno untuk menentukan sikap. Selain itu pihaknya juga akan melakukan konsultasi dengan KPU Jawa Barat dan juga KPU Pusat.

"Sikapnya seperti apa nanti akan kita putuskan," ujarnya.

Dikatakannya putusan hukum MA tersebut memang harus dihormati dan kami tidak akan berlebihan dalam menyikapi putusan MA tersebut. "Kami akan bersikap sesuai dengan apa yang diminta MA," jelasnya.

MA menolak permohonan kasasi dari pemohon KPU Kota Depok. Putusan kasasi ini tandatangani oleh Ketua Majelis Hakim Marina Sidabutar dengan hakim anggota Akhmad Sukardja dan Yulius.

Hakim MA berkeyakinan Surat Keputusan KPU Kota Depok Nomor 18/Kpts/R/KPU-Kota/ 011.329181/2010 tanggal 24 Agustus 2010 tentang Penetapan Pasangan Calon dan Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota dalam Pemilihan walikota dan Wakil walikota Depok tahun 2010 yang melanggar pasal 7 ayat 1 dan ayat 2 Peraturan KPU No 13/2010 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Sementara itu mantan Ketua Tim Sukses Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Shomad, Prihandoko mengatakan penolakan kasasi MA ini tentunya tak akan mempengaruhi hasil Pilkada Depok 2010


"Penolakan kasasi KPU oleh MA itu tidak akan membuat dilakukannya pilkada ulang, karena keputusan final mengenai sengketa pilkada berada Mahkamah Konstitusi," ujar Prihandoko yang juga menjabat wakil ketua DPRD Depok.

Sedangkan mantan tim sukses Badrul Kamal-Supriyanto, Rintis Yanto mengaku pihaknya belum menerima hasil penolakan kasasi MA itu. "Jika benar maka dewan akan membahasnya dalam musyawarah bersama Badan Musyawarah Dewan," katanya.

Tim sukses Badrul kamal lainnya, Babai Suhaimi menghendaki agar dewan menganggarkan pilkada ulang dalam APBD perubahan 2012. "Anggaran Pilkada ulang harus segera disiapkan, untuk menghormati putusan MA tersebut," ujarnya.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.