KPU Diminta Segera Mencairkan Anggaran Pilkada Kudus

Kudus (ANTARA) - Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Kudus Eko Djumartono meminta KPU setempat segera merevisi pengajuan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat tahap kedua, agar bisa segera dicairkan.

"Hingga kini, kami belum menerima revisi pengajuan pencairan dana Pilkada tahap dua dari KPU Kudus. Jika revisinya segera dikirim, maka akan diupayakan segera cair agar bisa dimanfaatkan untuk mendukung tahapan Pilkada Kudus," ujarnya di Kudus, Jumat.

Pengajuan pencairan tahap kedua, katanya, memang sempat terkendala dengan adanya pos anggaran pembentukan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang diajukan lewat APBD Kudus.

Sesuai hasil kesepakatan bersama tentang pelaksanaan Pilkada bersama, katanya, anggaran pembentukan KPPS menjadi tanggung jawab Provinsi dan akan dianggarkan lewat APBD Provinsi.

Hanya saja, lanjut dia, hingga kini KPU Kudus belum menerima anggaran tersebut.

Terkait dengan informasi bahwa KPU Kudus sudah menerima surat penjelasan soal pos anggaran tersebut dan akan dianggarkan lewat APBD Provinsi Jateng, dia mengaku, belum mengetahui hal itu.

"Kami justru meminta KPU Kudus segera mengirimkan revisinya, agar bisa dicairkan secepatnya," ujarnya.

Dalam pengajuan pencairan tahap kedua nantinya, kata dia, revisinya, berupa pencoretan pos anggaran pembentukan KPPS senilai Rp62,25 juta.

Sementara itu, Anggota KPU Kudus Divisi Keuangan, Perencanaan, Logistik, Umum dan Organisasi, Zamroni mengakui, sudah mengajukan revisi anggaran untuk pencairan dana Pilkada Kudus tahap kedua kepada Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kudus pada Rabu (24/4).

Dalam revisi tersebut, katanya, pos anggaran pembentukan KPPS senilai Rp62,25 juta sudah dicoret, karena provinsi siap menganggarkan.

Ia memastikan, hal tersebut tidak ada masalah, karena dalam waktu dekat anggaran pembentukan KPPS akan cair.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, anggaran Pilkada Kudus 2013 untuk KPU Kudus sebesar Rp12,5 miliar sudah dicairkan sekali sebesar Rp2,31 miliar.


Pencairan tahapan kedua oleh KPU Kudus, direncanakan untuk pengadaan surat suara serta kebutuhan logistik Pilkada lainnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kudus, Kholid Seif ketika dihubungi lewat telepon belum ada jawaban.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.