KPU Jabar Prediksi Dapil Pemilu 2014 Bertambah

Bandung (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat memprediksi jumlah daerah pemilihan (dapil) di Provinsi Jabar untuk pemilihan umum legislatif 2014 akan bertambah dari 11 menjadi 13 dapil.

"Jumlah dapil di Jabar untuk pemilu legislatif 2014 kemungkinan bertambah. Jika awalnya ada 11 dapil, nantinya akan ada 13 dapil," kata Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat, di Kota Bandung, Rabu.

Menurut dia, dasar hukum dari perubahan dapil itu adalah Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2013.

"Jadi aturan tersebut mempertimbangkan bahwa dapil di Jabar dinilai terlalu padat sehingga harus ada penambahan dapil baru untuk Pemilu Legislatif 2014," kata dia.

Ia mengatakan, dapil yang kemungkinan akan berubah atau bertambah adalah dapil tiga yakni meliputi Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.

"Untuk dapil tiga nantinya hanya akan ada Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi. Sedangkan untuk Kabupaten Cianjur nantinya akan jadi dapil baru bersama Kota Bogor," kata dia.

Dikatakan dia, sebelumnya Kota Bogor bergabung bersama Kabupaten Bogor namun dengan ditambahkanya dapil tersebut Kabupaten Bogor akan jadi dapil sendiri karena wilayahnya sangat luas.

Penambahan dapil di Jawa Barat, kata Yayat, juga akan terjadi di Kota Bekasi atau Kabupaten Bekasi.

"Kalau dulu itu kan digabung, jadi nantinya Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi akan berdiri masing-masing," kata dia.

Yayat menambahakan, hingga saat ini pihaknya masih membahas untuk kepastian penambahan dapil tersebut.

"Kita akan mengumumkan kepastiannya dalam waktu dekat. Nanti kita ekspos hasilnya," ujar dia.

Menyikapi hal tersebut, Wakil ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Ujang Fahpulwaton menambahkan terkait perkiraan penambahan jumlah dapil tersebut, pihaknya juga sedang melakukan pembahasan mengenai hal itu di internal partainya.

"Untuk perekrutan caleg sendiri, kita saat ini lagi proses. Kita juga sedang nunggu info terkait perubahan penambahan dapil," kata Ujang.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.