KPU Kalsel gandeng mahasiswa tingkatkan kualitas Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan menggandeng kalangan mahasiswa dari semua organisasi kemahasiswaan untuk meningkatkan kualitas Pemilu 2024 dengan generasi muda sebagai motor penggeraknya.

"Sebanyak sembilan organisasi kemahasiswaan yang berkumpul dalam Rumah Kebangsaan Cipayung Plus telah kami gandeng termasuk elemen Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel untuk sama-sama mengawal suksesnya pemilu yang berkualitas," kata anggota KPU Kalsel Edy Ariansyah di Banjarmasin, Jumat.

Dia mengungkapkan KPU menyediakan ruang bagi pemuda untuk memaksimalkan proses edukasi pemilu ke masyarakat secara luas.

Hal itu didasari populasi Indonesia kini didominasi kelompok milenial yang sangat berpengaruh menentukan arah bangsa ke depan dari terbentuknya pemerintahan hasil pemilu.

Peran penting pemuda tidak hanya mendorong meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suara saat pencoblosan namun turut aktif berpartisipasi dalam seluruh tahapannya penyelenggaraan pemilu mulai sosialisasi, pendidikan pemilih, publikasi, formulasi kebijakan hingga survei dan sebagainya.

"Jadi yang kita kejar tak sekadar kuantitas jumlah pemilih menggunakan hak suaranya namun kualitas pemilu dengan menjadikan mahasiswa bukan sebagai objek tetapi subjek kolaboratif yang didorong KPU mewujudkannya," papar Edy.

Adapun hasil dari edukasi pemilu yang dilaksanakan antara lain rendahnya kesalahan penggunaan surat suara saat mencoblos serta pelanggaran pemilu karena kualitas pemahaman pemilih meningkat.

Kemudian menekan terjadinya praktik politik uang termasuk kejahatan pemilu lainnya dan menangkal ujaran kebencian serta informasi palsu melalui penyebaran edukasi yang masif oleh mahasiswa lewat sarana media sosial.

Sementara Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalsel Laili Masruri yang hadir saat sosialisasi pemilu sebagai sarana integrasi bangsa Indonesia gelaran KPU Kalsel di Banjarmasin mengapresiasi langkah jajaran KPU melibatkan secara aktif kelompok pemuda dan mahasiswa dalam tahapan pemilu.

"Ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan kualitas pemilu melahirkan pemimpin bangsa berkualitas menuju Indonesia semakin maju dan demokratis kedepannya," kata dia.