KPU-Kemenag Kalteng kolaborasi pemutakhiran data pemilih bagi siswa

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Tengah (KPU Kalteng) dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) setempat berkolaborasi dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan bagi para siswa.

"Kolaborasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini menyasar siswa sekolah dan para santri yang pembinaannya di bawah Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalteng," kata Ketua KPU Kalteng Harmain Ibrohim, di Palangka Raya, Minggu.

Dia menerangkan, kolaborasi pemutakhiran data tersebut dilakukan dengan memanfaatkan data Education Management Informasi System (EMIS) Pendidikan Islam dan Pondok Pesantren serta Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH).

Melalui kolaborasi yang diperjelas dengan penandatanganan naskah kerja sama itu, KPU Kalteng berharap data pemilih pemula terutama di lingkungan sekolah agama dan pondok pesantren semakin sahih.

"Ini juga merupakan upaya KPU untuk memastikan setiap warga negara yang telah memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilih dalam pesta demokrasi. Dalam hal ini diselenggarakan pada 2024 mendatang," kata Harmain.
Baca juga: KPU Kalteng bantah keluarkan video ajakan memilih tidak netral
Baca juga: DPT Pilgub Kalteng 2020 mencapai 1.698.499 pemilih


Kepala Kanwil Kemenag Kalteng Noor Fahmi menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung KPU dalam mewujudkan data pemilih yang valid, bersih, berkualitas, dan berkelanjutan.

"Tentunya ini juga menjadi bagian peran Kemenag dalam menyukseskan proses dan pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia. Dengan memanfaatkan data EMIS Pendidikan Islam dan Pondok Pesantren serta SIMKAH, semoga data pemilih nantinya semakin sahih dan bersih," kata Noor.

Sampai semester I 2022, KPU Kalteng telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) mencapai 1.714.356 orang pemilih.

"Terdapat kenaikan jumlah pemilih sebanyak 1.141 orang pemilih dibandingkan data pada akhir Mei sebanyak 1.713.215 pemilih," kata Komisioner KPU Kalteng Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Wawan Wiraatmaja.

Dia menerangkan, 1,7 juta lebih daftar pemilih berkelanjutan itu terdiri dari 879.627 pria dan 834.729 perempuan yang tersebar di 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng.

"Data yang dihasilkan pada Semester I 2022 ini merupakan hasil kompilasi data DPB bulanan yang diselenggarakan KPU kabupaten/kota hingga bulan Juni," kata Wawan.

Rekapitulasi pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan dilakukan untuk menghasilkan data pemilih yang semakin berkualitas dan akurat.

"Data ini akan terus kami perbaharui dalam proses pemutakhiran data pemilih sesuai tahap pemilu, yang nantinya melibatkan penyelenggara tingkat bawah, sehingga menyisir hingga ke rumah-rumah," kata Wawan.
Baca juga: Tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Kalteng 2020 capai 61,95 persen
Baca juga: KPU Kalteng laksanakan rekapitulasi suara pilkada secara terbatas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel