KPU Lampung Coret Tiga Caleg PKPI

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Rumor banyak caleg dicoret oleh KPU dalam penyusunan daftar calon sementara (DCS) dibantah oleh KPU Lampung. KPU menegaskan hanya mencoret tiga nama caleg, dan ketiganya berasal dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

"Tidak banyak yang dicoret, hanya tiga nama, ketiganya dari PKPI," kata Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih yang dihubungi melalui ponselnya, Sabtu (1/6/2013).

Namun, Handi enggan menyebutkan ketiga nama ini. Menurutnya, alasan KPU mencoret ketiganya, karena banyak terdapat kekurangan dalam persyaratan berkas administrasi.

"Yang jelas berkas administrasi kurang, kalau rinciannya saya tidak hafal," akunya.

Selain dicoret karena tidak memenuhi syarat, ada juga caleg yang dinyatakan belum memenuhi syarat. "Beda antara yang belum memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat, kalau yang tidak memenuhi syarat itu yang kita coret, kalau yang belum memenuhi syarat itu biasanya anggota DPRD yang pindah partai," kata dia.

Caleg yang pindah partai dan belum melampirkan pengunduran diri, maka dinyatakan belum memenuhi syarat.

"Kalau belum ada pengunduran diri yang ditandatangani sekwan atau ketua DPRD, itu belum memenuhi syarat, ditunggu sampai 1 Agustus agar mereka melengkapi persyaratan. Kalau tidak dilampirkan sampai 1 Agustus jadi tidak memenuhi syarat, dan kita coret juga," jelasnya.

Saat ini, ada tiga anggota DPRD yang kembali mencalonkan dari Partai Gerindra belum melampirkan surat pengunduran diri tersebut.

"Mereka sebelumnya dari partai lain dan mencalon kembali melalui partai Gerindra," kata Handi menolak menyebut nama ketiganya.(beni yulianto)

Baca Juga:

  • Pengaturan Dana Kampanye Hanya Basa-basi
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.