KPU NTT Berjanji Laksanakan Putusan MK

Kupang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berjanji melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yakni tentang penggunaan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga dalam Pilkada Gubernur NTT 18 Maret 2013.

"Waktu pelaksanaan Pilgub NTT tinggal tiga hari lagi, tetapi keputusan MK wajib dilaksanakan, sehingga KPU sedang melakukan persiapan untuk mengakomodir pemilih yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) dengan menunjukkan bukti diri seperti KTP dan KK," kata Juru Bicara KPU Provinsi NTT Djidon de Haan, di Kupang, Jumat.

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan sikap KPU Provinsi NTT terhadap putusan MK yang mengabulkan penggunaan KTP dan KK dalam pemungutan suara di Pilkada, karena waktu pelaksanaan pemungutan suara Pilgub NTT tinggal beberapa hari lagi.

Djidon mengakui, penggunaan KTP dan KK berpeluang menambah jumlah pemilih, dan tentunya berimplikasi pada logistik surat suara.

Namun KPU yakni, logistik surat suara dengan cadangan sebanyak 2,5 persen yang tersedia mampu mengakomodir warga yang menggunakan KTP dan KK pada pemungutan suara 18 Maret mendatang.

"Waktu yang tersisa kita gunakan untuk persiapan surat suara tambahan, tetapi KPU berkayakinan bahwa surat suara yang tersedia cukup untuk mengakomodir seluruh pemilih, termasuk yang menggunakan KTP dan KK," katanya.

Mengenai distribusi logistik, dia mengatakan ada beberapa kabupaten yang mengalami kekurangan surat suara setelah dilakukan sortir, tetapi surat suara tambahan sudah dikirim ke daerah-daerah yang mengalami kekurangan.

Sementara sebagian besar daerah sudah mulai melakukan pendropingan surat suara ke Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Dia berharap, paling lambat 17 Maret atau satu hari sebelum pemungutan suara, semua logistik sudah berada di PPS.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.