KPU NTT: Logistik Pilgub Tidak Masalah

Kupang (ANTARA) - Ketua Pokja Logistik Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Yoseph Dasi Djawa mengatakan distribusi logistik untuk Pilgub putaran kedua pada 23 Mei mendatang tidak ada masalah.

Semua kabupaten/kota di provinsi kepulauan itu sudah menerima logistik dan sedang dalam didistribusikan ke kecamatan/kelurahan, kata Yoseph Dasi Djawa di Kupang, Senin, terkait kesiapan logistik menjelang Pilgub NTT putaran dua.

"Waktu pengadaan logistik memang terbatas tetapi syukur karena sampai saat ini tidak ada masalah. Kami terus memantau perkembangan pendistribusian logistik. Sejak akhir pekan lalu, semua kabupaten/kota sudah menerima dan langsung melakukan sortir. KPU mulai Senin (20/5), sudah melakukan distribusi, terutama ke wilayah kecamatan yang sulit dijangkau," kata Yoseph Dasi Djawa.

Mengenai kemungkinan ada kekurangan, dia mengatakan kemungkinan kecil karena sebelum logistik dikirim ke kabupaten/kota, telah dilakukan sortir terlebih dahulu di provinsi untuk memastikan bahwa tidak ada kekurangan.

"Pengalaman selama ini kalau ada daerah yang mengalami kekurangan logistik, kita harus minta cetak tambah dan melakukan pengiriman ulang. Sekarang disortir dulu sebelum dikirim, sehingga ada kekurangan langsung dilengkapi," katanya.

Artinya, KPU sedang berupaya untuk mengatur agar pemungutan suara pada Kamis (23/5) tidak terganggu. Semua harus berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, katanya.

Dalam Pilgub putaran dua nantinya akan bertarung pasangan Frans Lebu Raya-Benny Litelnoni (Freny) dan pasangan Esthon Foenay-Paul Talo (Esthon-Paul).

Pleno KPU Provinsi NTT pada 27 Maret menetapkan pasangan Esthon-Paul dan Frans Lebu Raya (Frenly) melaju ke putaran kedua Pilkada NTT pada 15 Mei 2013. Dua pasangan ini ditetapkan KPU NTT setelah hasil pleno rekapitulasi, tidak ada satupun dari lima pasangan calon yang bertarung dalam Pilgub NTT meraih minimal 30 persen suarah sah.

Hasil rekapitulasi, pasangan Esthon-Paul memperoleh suara sah 515.836 suara atau 22,56 persen dan paket Frenly meraih suara 681.273 suara atau 29,80 persen dari daftar pemilih tetap (DPT).

Pasangan yang meraih suara terbanyak ketiga paket "Tunas" sebanyak 514.173 suara atau 22,29 persen.

Di posisi ke empat paket Chris Rotok-Paul Lyanto (CristAL) sebanyak 332.569 suara atau 14,55 persen dan di posisi kelima ditempati Beny Kabur Harman-Wellem Nope (BKH-Nope) meraih 242.610 suara atau 10,61 persen.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.