KPU Pangkep intensifkan sosialisasi dorong partisipasi pemilih pemula

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan intensifkan sosialisasi guna mendorong partisipasi pemilih pemula menghadapi tahun politik 2024.

Ketua KPU Pangkep Burhan saat dihubungi dari Makassar, Kamis, mengatakan pihaknya memang memiliki keterbatasan personel namun bukan halangan untuk terus mendorong keterlibatan para kaum milenial dalam pesta demokrasi mendatang.

"Jika dilihat dari sisi wilayah (memiliki pulau-pulau terluar), maka cakupan sosialisasi kita lebih terbatas. Apalagi kita kekurangan tim personel yang bisa ditugaskan ke wilayah terluar. Kita juga tidak punya penyelengga tingkat kecamatan dan kelurahan," ujarnya.

"Meskipun hanya mengandalkan penyelenggara (personel) di KPU, namun kami tentu terus berupaya agar partisipasi pemilih pemula dapat terus meningkat," sambung Burhan.

Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Rohani, menyebutkan sesuai rapat pleno internal dan menetapkan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode September, 1 Oktober 2022, tercatat sebanyak 235.270 pemilih dan perubahan angka pemilih dibanding periode sebelumnya cukup signifikan.

Adapun rinciannya yakni pemilih laki-laki sebanyak 112.422 dan jumlah pemilih perempuan sebanyak 122.848 orang.

Sejumlah data yang masuk hasil sandingan Data DPB semester 2 KPU RI dan Kemendagri, hasil coklit terbatas yang dilakukan di sejumlah desa/kelurahan yang telah divalidasi dan menghasilkan ribuan pemilih yang masuk karena telah memenuhi syarat, seperti pemilih pemula yang telah memenuhi syarat (MS) seperti berusia 17 tahun dan memiliki KTP-Elektronik sebanyak 5.874.

Pemilih pindah masuk ke wilayah Pangkep sebanyak 2.836, serta anggota TNI yang telah pensiun dan sudah memiliki hak pilih sebanyak 1 orang.

Sedangkan pemilih kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk pemilih yang meninggal dunia sebanyak 282, pemilih yang dinyatakan telah pindah keluar dari wilayah Kabupaten Pangkep sebanyak 4.186 pemilih, pemilih ganda di wilayah lain sebanyak 782.

Selanjutnya pemilih yang tidak di kenal 395 dan bukan penduduk setempat sebanyak 40. Sedangkan untuk kategori Pemilih ubah Data sebanyak 439 pemilih,” jelas Rohani