KPU Pastikan AHY Masih Ketua Umum Partai Demokrat

Dedy Priatmojo
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama pengurus partai tingkat pusat dan daerah bertandang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyerahkan dua boks dokumen berisi kepemimpinan dan kepengurusan sah Partai Demokrat berdasarkan hasil kongres partai kelima dan dokumen AD/ART yang telah disahkan oleh Kemenkumham pada 2020.

Agus diterima Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU RI Ilham Saputra dan anggota KPU Hasyim Asyari. AHY menyerahkan secara simbolis dokumen partai kepada KPU.

"Dengan demikian keabsahan ini menggugurkan apa yang dilakukan oleh gerakan pengambil alih Partai Demokrat yang mereka klaim melalui kongres luar biasa," kata AHY di KPU, Senin, 8 Maret 2021.

Sementara itu, Plt Ketua KPU Ilham Saputra menyampaikan keprihatinan terhadap kemelut di Partai Demokrat dan ia memastikan sistem informasi digital KPU masih mencatat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum partai Demokrat.

"Kami masih memegang SK dari Kemenkumham, yang sampai saat ini masih SK Demokrat pimpinan Pak AHY," kata Ilham.

Ilham kemudian menjelaskan semua informasi mengenai partai politik, termasuk anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) dan daftar pengurus serta keanggotaan partai telah dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL), laman yang dikelola oleh KPU.

Sejauh ini, Ilham kembali menerangkan, informasi di dalam SIPOL masih menunjukkan AHY sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Dalam pertemuan dengan AHY, Ilham menerangkan KPU bekerja sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Artinya, KPU hanya akan mengakui pengurus partai politik yang telah disahkan atau surat keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.

"Sampai saat ini belum ada SK apa pun dari Kemenkumham yang datang ke kami, kemudian mengacu kepada pemilu 2019, pilkada 2020, kami juga sampai saat ini masih memegang SK yang diberikan Kemenkumham terakhir Partai Demokrat kepada kami," ujarnya.

Usai kegiatan itu, AHY dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya melanjutkan kunjungan ke Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Sebelumnya, AHY bersama jajaran pengurus Partai Demokrat mengunjungi Kementerian Hukum dan HAM, KPU, serta rencananya Kemenko Polhukam, Senin, beberapa hari setelah sejumlah anggota dan bekas pengurus partai menggelar kongres luar biasa di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat.

Kongres itu, yang dipimpin oleh Jhoni Allen menetapkan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, sebagai ketua umum Partai Demokrat periode 2021-2025 dan Marzuki Alie sebagai ketua dewan pembina partai periode 2021-2025. (Ant)