KPU Purbalingga Kesulitan Mengakses Jaringan Sipol

Purbalingga (ANTARA) - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga Hery Sulistiyono mengatakan pihaknya kesulitan mengakses jaringan Sistem Informasi Partai Politik atau Sipol KPU pusat, saat pelaporan berkas verifikasi administrasi parpol calon peserta Pemilihan Umum 2014.

"Terkadang data Sipol itu memang susah dibuka, mungkin karena semua akses masuk ke situ (Sipol, red) sehingga harus antre," katanya di Purbalingga, Sabtu.

Menurut dia, pihaknya harus menunggu berjam-jam agar bisa mengakses Sipol KPU guna melaporkan hasil verifikasi administrasi terhadap 21 parpol yang menyerahkan berkas kepada KPU Purbalingga.

Kendati harus mengantre, dia mengatakan, pihaknya telah melaporkan seluruh berkas verifikasi administrasi 21 parpol tersebut kepada KPU pusat.

Di antara 21 parpol tersebut, kata dia, terdapat sejumlah parpol baru seperti Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Serikat Rakyat Independen (Partai SRI)


"Kami telah lakukan verifikasi administrasi terhadap 21 parpol dan sudah dilaporkan ke pusat secara langsung melalui Sipol serta mengirimkan berita acara melalui `e-mail` ke KPU Provinsi Jawa Tengah," katanya.

Dengan demikian, kata dia, verifikasi administrasi parpol di tingkat kabupaten telah selesai dan tidak ada masalah, sehingga tinggal menunggu pengumuman dari pusat sebelum melakukan verifikasi faktual.

Secara terpisah, Ketua KPU Banyumas Aan Rohaeni mengatakan, pihaknya telah melaporkan hasil verifikasi administrasi parpol calon peserta Pemilu 2014 kepada KPU pusat pada 21 Oktober 2012.

Menurut dia, sebenarnya ada 20 parpol yang telah menyerahkan daftar anggota kepada KPU Banyumas.

Akan tetapi hingga batas akhir penyerahan pada 29 September, kata dia, hanya 19 parpol yang diberikan tanda terima dan sebagian besar merupakan peserta Pemilu 2009 dan meraih kursi di parlemen.

"Satu parpol tidak dapat diberikan tanda terima dikarenakan tidak memenuhi ketentuan penyerahan minimal 1.000 foto kopi KTA (kartu tanda anggota)," katanya.

Menurut dia, 19 parpol yang diberi tanda terima, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Persatuan Nasional (PPN), Partai Serikat Rakyat Independen (Partai SRI), Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), dan Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK).

"Jadi, untuk verifikasi partai politik di Banyumas tidak ada masalah dan sudah diserahkan seluruhnya kepada KPU pusat," katanya.

Seperti diketahui, KPU menyatakan belum dapat mengambil keputusan terkait hasil verifikasi administrasi partai calon peserta Pemilu 2014, sebab data partai politik yang masuk sangat banyak dan membutuhkan waktu untuk melakukan verifikasi.

Selain itu, data keanggotaan partai politik ada yang belum sepenuhnya masuk dalam sistem yang ditata KPU, sehingga pengumuman hasil verifikasi administrasi yang sedianya akan dilakukan pada Kamis (25/10) ditunda hingga Minggu, 28 Oktober 2012. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.