KPU Siap Hadapi Gugatan Pikada Bali

TEMPO.CO, Surakarta -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) siap menghadapi gugatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terkait hasil pemilihan Gubernur Bali. Hasil pemilihan menempatkan pasangan I Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta yang diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar bersama tujuh partai lainnya sebagai pemenang.

Sedangkan pasangan yang diusung PDI Perjuangan, AA Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan, kalah dengan selisih sangat tipis, yaitu 996 suara. I Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta mendapat 1.063.734 suara, sementara AA Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan meraup 1.062.738 suara.

Ketua KPU Husni Kamil Manik mengaku siap meladeni gugatan hasil pilgub Bali di Mahkamah Konstitusi. "Digugat karena hasil pemilihan adalah hal yang wajar," kata Husni kepada wartawan di sela sosialisasi pemilihan umum legislatif 2014 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin, 27 Mei 2013.

Dia justru berpendapat akan menjadi tidak wajar jika hasil pemilihan tidak digugat. "Bukan berarti kami menyarankan agar menggugat hasil pemilihan. Tapi karena kebiasaan di Indonesia, hasil pemilihan biasanya digugat," ujarnya.

Dia menilai proses menghadapi gugatan akan menjadi sarana untuk pembelajaran dan antisipasi bagi KPU di daerah agar ke depan tidak digugat. "Ini caranya agar tidak digugat lagi," ia menambahkan tanpa menyebutkan cara menghadapi gugatan pilgub Bali.

Husni mengatakan gugatan hasil pemilihan merupakan salah satu bagian dari proses kanalisasi konflik. Menurut dia, pemilihan umum adalah kanalisasi konflik untuk memilih pemimpin terbaik. "Dan gugatan hasil pemilihan termasuk di dalam proses itu,"ucapnya.

Karena itu, dia berpendapat gugatan hasil pemilihan tidak mesti bermakna negatif, meski penggugat biasanya menyertakan bukti-bukti penyelenggaraan pemilu yang kurang adil. Menurut dia, KPU sudah berusaha semaksimal mungkin menyelenggarakan pemilihan secara bermartabat sehingga dapat diterima masyarakat.

UKKY PRIMARTANTYO

Terhangat:

Darin Mumtazah & Luthfi | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha

Baca juga:

Daftar 'Perang' Antar Kubu di PKS

Ciuman Massal sebagai Protes

Hitung Cepat Pilgub Jateng, Ganjar Pranowo Unggul

Digugat Pencabulan, Korban Potong 'Burung' Melawan

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.