KPU Sleman Temukan Bakal Caleg Bawah Umur

Sleman (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menemukan tiga orang bakal calon anggota legislatif yang masih di bawah umur yang didaftarkan oleh partai politik.

Ketua KPU Kabupaten Sleman, Djajadi, Senin mengatakan tiga bakal calon legislatif (bacaleg) tersebut masing-masing kelahiran 1993 ada dua orang, dan 1992 ada satu orang.

"Dalam verifikasi berkas kami menemukan tiga bacaleg yang masih di bawah umur. Nanti akan kami beritahu partai yang bersangkutan, kemungkinan akan diganti," katanya.

Ia mengatakan, temuan tersebut baru muncul pada pendaftaran Pemilu Legislatif 2014 ini.

"Pada pemilihan sebelum-sebelumnya tidak ada. Hari ini kami akan menyerahkan kembali evaluasi tersebut kepada setiap partai," katanya.

Menurut dia, nantinya, partai-partai yang berkas bacalegnya belum lengkap, harus dilengkapi. Seperti, apakah fotokopi ijasah sudah dilegalisir, dan surat pernyataan dari pengurus partai.

Djajadi mengatakan, untuk pemilihan caleg pada 2014 di Kabupaten Sleman, para calon akan memperebutkan 50 kursi di legislatif.

"Partai yang nantinya akan ikut, yaitu Gerindra, PKB, Golkar, Hanura, Nasdem, PDI Perjuangan, PBB, PPP, PKS, PAN, dan Demokrat. Sementara, untuk PKPI tidak akan ikut karena tidak ada bacaleg yang diusung," katanya.

Ia mengatakan, saat ini, sudah terdaftar 494 bacaleg yang berkasnya dievaluasi. Paling sedikit, jumlah bacaleg yang diusung dari PBB yaitu 19 orang.

"Mengenai kuota perempuan sendiri, secara global di Sleman sudah memenuhi sebesar 40 persen," katanya.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.