KPU Sumbar: Tiga Parpol Tak Penuhi Kuota

Padang (ANTARA) - Tiga dari 12 partai politik (Parpol) yang mendaftarkan bakal calon legislatif untuk pemilihan anggota DPRD Sumatera Barat ke KPU setempat tidak memenuhi kuota maksimal yang ditetapkan.

Tiga parpol itu masing-masing, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), kata Ketua KPU Sumatera Barat Marzul Veri di Padang, Selasa.

Kuota maksimal DCS untuk DPRD Sumatera Barat untuk setiap parpol adalah 65 orang bakal calon legislatif sesuai dengan jumlah kursi legislatif yang diperebutkan dalam Pemilu 2014.

Sedangkan, PDI-P mendaftarkan bakal calegnya sebanyak 64 orang, PBB (62 orang) dan PKPI (41 orang), tambahnya.

Sementara sembilan parpol lainnya mendaftarkan bakal calegnya dengan memenuhi kuota yang ditetapkan yakni masing-masing 65 orang, kata Marzul.

Meski tidak memenuhi kuota maksimal jumlah bakal caleg, namun PDI-P, PBB dan PKPI dapat memenuhi ketentuan tentang keterwakilan Bacaleg dari kalangan perempuan yakni minimal 30 persen.

Dari 64 orang bakal caleg didaftarkan PDI-P, 23 di antaranya adalah dari kalangan perempuan dengan keterwakilan mencapai 35,9 persen, PBB mendaftarkan 62 bacaleg dan 22 diantaranya dari kalangan perempuan atau keterwakilan 35,5 persen.

Sedangkan, dari 41 bakal caleg di daftarkan PKPI, 13 orang diantaraanya adalah dari kalangan perempuan dengan tingkat keterwakilan 31,7 persen.

Secara total, jumlah bakal caleg didaftarkan oleh 12 parpol peserta Pemilu 2014 di Sumbar mencapai 752 orang dan 272 orang dari kalangan perempuan atau tingkat keterwakilan rata-rata 36,2 persen.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.