KPU Temukan Data Ganda dalam Daftar Pemilih  

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum menemukan data ganda dan penduduk di bawah umur tercantum dalam sebagian Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). »Masalah data ganda dan penduduk di bawah umur sudah kami sisir,” kata anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah ketika dihubungi, Senin, 25 Februari 2013.

Namun, Ferry belum bisa memerincikan berapa data ganda yang ditemukan KPU. Menurutnya, Komisi masih mendalami dan mencermati data kependudukan yang diserahkan oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut.

Sebelumnya, kelemahan-kelemahan data pemilih banyak disampaikan oleh anggota KPU daerah. Anggota KPU Maluku Musa Eltoekan mengatakan di provinsinya banyak terdapat data pemilih dan nomor induk kependudukan ganda. »Satu warga bisa terdaftar di dua desa atau kecamatan,” kata Musa, pekan lalu.

Anggota KPU Jambi, Nuraida Fitri, mengatakan di provinsinya ada desa-desa yang luput dari catatan pemerintah. »Ada desa yang hilang dari kecamatan,” katanya.

Ferry belum dapat memastikan berapa banyak kasus NIK ganda ditemukan. »Masih dicermati, belum sampai ke sana,” katanya.

ANANDA BADUDU

Baca juga

Dukungan Jokowi ke Rieke-Teten Tidak 'Nendang'

Yusril Deklarator Organisasi Masyarakat Hary Tanoe

Kolega: Anas Akan Tempuh Jalur Hukum

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.