Kram Perut Nagita Slavina Menangis Pikirkan Kandungannya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Nagita Slavina alami kram perut saat dirinya tengah mengandung anak keduanya dengan Raffi Ahmad. Khawatir dengan janinnya, Gigi begitu sapaan akrabnya langsung menyambangi dokter kandungan untuk memeriksakannya.

Saat berkonsultasi dengan dokter, air mata terus membasahi pipi ibunda Rafatar Malik Ahmad karena memikirkan anaknya.

"Pagi tadi tuh enggak tahu kram perutnya," kata Nagita Slavina dikutip dari YouTube Rans Entertainment.

Kelelahan

Di awal video terdengar suara tangis bahagia nan pecah dari Nagita Slavina. Ia tidak percaya atas kehamilannya setelah melihat ada dua garis pada testpacknya. (Instagram/raffinagita1717)
Di awal video terdengar suara tangis bahagia nan pecah dari Nagita Slavina. Ia tidak percaya atas kehamilannya setelah melihat ada dua garis pada testpacknya. (Instagram/raffinagita1717)

Setelah diperiksa, tak ada hal yang mengkhawatirkan dari kandungan Nagita Slavina. Kram perut terjadi karena Nagita Slavina terlalu lelah.

"Kram, iya bener, iya enggak apa-apa karena kecapaian," kata dokter yang memeriksa kondisi Nagita.

Normal

Nagita Slavina (Youtube/ Rans Entertainment)
Nagita Slavina (Youtube/ Rans Entertainment)

Sambil melakukan USG, dokter menjelasakn bayi yang dikandung Nagita Slavina dalam keadaan sehat. Ia pun menguatkan Nagita Slavina agar tak khawatir lagi dengan calon anak keduanya.

"Bayinya normal, normal," kata dokter menenangkan Nagita.

Tapi Nagita tetap menangis. "Bismillah ya Allah," ucap Nagita lagi sambil mengusap air matanya.

Bersyukur

Nagita Slavina (Youtube/ Rans Entertainment)
Nagita Slavina (Youtube/ Rans Entertainment)

Rasa syukur dipanjatkan Nagita saat mengetahui bayi ang dikandungnnya baik-baik saja. Meskipun ketakutan itu masih saja menyelimuti hatinya.

"Takut kenapa-kenapa anaknya, Bismillahirrahmanirrahim," ucap Nagita.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel